SKPD Diancam Timses, Memet : “Siapo Nian Yang Jual Namo Rajo Jambi”

JAMBI – Terkait statemen Gubernur Jambi, Zumi Zola akan oknum yang mengancam dan mengatasnamakan Tim Sukses, memancing reaksi banyak pihak. Penyampaian orang nomor satu di Bumi Sepucuk Jambi Sembilan Lurah itu tak hanya menimbulkan pro kontra, namun juga “gesekan” pada Tim Sukses.

Hal ini disampaikan Tajri Dannur, salah satu pentolan Media Center ZZZ menjawab dinamikajambi.com, Kamis (5/5). Bilang Tajri yang juga disapa Memet ini, kebenaran akan SKPD yang diancam oknum timses terbilang bias. Dari satu sisi, aktifis dari Angkatan Muda Thareqat Islam menilai, bisa saja ancaman ini merupakan provokasi dari para pejabat yang tidak masuk dalam kabinet Jambi Tuntas.

“Bisa jadi ini dibuat mereka-mereka yang akan terbuang. Karena tau tidak akan terpakai mereka buat provokasi. Kepentingannya apa? Agar mereka aman. Mereka mengaburkan masukkan timses untuk susunan pejabat pada Gubernur. Mereka pikir bisa?,” tegas Memet.

Sementara dari sisi lain, pengurus harian FPTI Provinsi Jambi itu menilai adanya oknum yang memanfaatkan situasi. Apalagi, sambungnya, ditengah masa transisi ini, mereka yang berkepentingan mencoba mengambil kedudukan. Baik dari tim pemenangan, maupun mereka yang berada diluar tim.

“Logika saja. Saat ini banyak yang bernyanyi. Ada yang lapar, teriak. Ada yang kenyang, pura-pura lapar. Ada juga yang sudah dapat, masih kurang,” kata Memet tanpa menjelaskan lebih jauh.

Untuk itu, sambung Memet, Ia akan Inspeksi Mendadak (Sidak) ke sejumlah instansi pemerintah. Memet ingin mengetahui kebenaran ancaman dan yang mengatasnamakan Gubernur. Tak tanggung-tanggung, Ia sudah menargetkan SKPD mana saja yang menjadi tempat Sidaknya.

“Hari Senin (9/5) nanti saya akan Sidak. Saya ingin temui Kepala Dinas (Kadis) maupun Kepala Bidang (Kabid). Siapo nian orang yang meminta itu. Siapo yang bawa nama rajo Jambi itu? Akan saya bawa ke Gubernur, siapa saja yang meminta paket itu,” ancam Memet seraya menutup pembicaraan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *