JAMBI – Calon Ketua Umum DPP Golkar terus bergerilya mencari dukungan jelang Munaslub yang direncanakan Juni mendatang. Setelah Ade Komaruddin (Akom), kini giliran Setya Novanto (Setnov) yang sambangi kader DPD I daan DPD II Golkar Jambi, Minggu (6/3)
Menariknya, berbeda dengan Akom, Setnov lebih terbuka dalam penyampaiannya menjadi orang nomor satu di partai berlambang Beringin itu. Jika Akom sebelumnya secara tersirat hanya memilih menjaring aspirasi, tapi Setnov justru meminta dukungan dihadapan kader Golkar Jambi untuk Munaslub yang di agendakan dihelat Juni mendatang. Tidak salah jika dalam kujungan dan silaturahminya, Setnov memilih untuk menyampaikan Visi dan Misi serta janji politiknya.
“Apabila saya menjadi Ketum, saya harus mengundurkan diri sebagai Ketua Fraksi Golkar,” ujar Setnov dihadapan puluhan kader Golkar.
Tujuannya setiap hari bisa keliling Indonesia, mengingat waktu untuk konsolidasi sangat singkat. Karena banyak agenda politik ke depan, Pilkada 2017, 2018 dan Pemilu 2019.
“Jadi kalau saya terpilih kita akan bersama-sama memperkuat partai di daerah-daerah. Saya mohon doa restu seluruh kader untuk bisa ikut mencalonkan ketua umum, tanpa dukungan Jambi saya tidak akan menang,” katanya.
Tidak hanya itu, Setnov juga memaparkan capaian yang akan dikejarnya bilamana diberi amanah. Pekerjaan utamanya adalah memenangkan pemilu 2019 dan memperbanyak kursi Golkar di parlemen.
“Kursi kita di legislatif jumlahnya 91, jika dibandingkan dengan sebelumnya tentu merosot dari 116. Agar kita bisa sejajar dengan partai lain kita akan mencari membiayai dengan menjaring kader pontensial untuk maju di legislatif agar kursi kita menjadi 150. Di Jambi saya lihat banyak itu,” ucapnya.
