MUARO JAMBI – Jalan rusak masih menjadi trending topik di Kecamatan Sungai Gelam. Jalan berlubang, berlumpur seperti kolam renang, mobil terguling, motor jatuh, yang terbaru ‘jeglongan sewu’ masih hangat ditelinga masyarakat.
Saat ditemui dinamikajambi.com, Fathur Rahman Anggota Dewan Dapil Sungai Glam mengatakan, “Masalah jalan rusak yang ada di Sungai Gelam memang sudah menjadi komitmen Pemerintah Kabupaten Muaro Jambi. Untuk pengecoran jalan poros Sungai Gelam arah Rumah Sakit, 2018 sudah dianggarkan, tinggal pelaksanaannya,” katanya kala berbincang, Minggu (31/12).
Melihat kondisi saat ini, Fatur bersuara, langkah yang tepat adalah kebersamaan dari semua pihak. “Semua masyarakat harus ikut kontribusi, dan yang terutama perusahaan-perusahaan yang ada di Sungai Gelam. Sebelum anggaran dari pemerintah terealisasi,” himbaunya.
“Sebelum anggaran dari pemerintah terealisasi, ayo bersama-sama baik masyarakat yang terkoordinir oleh Pemerintah Desa dan perusahaan-perusahaan saling menjaga, merawat, dan mencari solusi sampai anggaran dari Pemerintah Kabupaten terealisasi,” lajut Fathur.
Langkah awal yang dilakukan Politisi PAN itu adalah sengaja mengumpulkan beberapa Kepala Desa untuk duduk bersama, berkordinasi dengan perusahaan-perusahaan yang ada di Sungai Gelam guna segera menyelesaikan persoalan tersebut.
“Alhamdulillah, hari ini PT Akak sudah menurunkan batu 2 mobil untuk menimbun lobang yang tergolong parah. Dan diharapkan perusahaan-perusahaa yang lain segera menyusul seperti apa yang dilakukan Akak (penimbunan jalan berlubang dengan batu),” tandas Fathur (Tr01/Raw)
