Saat Sholat Tahajud, Rumah Pribadi Bupati Ini Diteror

VIRAL – Jelang Pilkada serentak 2020 ini, Rumah Pribadi Bupati tiba-tiba diteror. Kala itu ia yang tengah melaksanakan sholat tahajud, ada yang melempar petasan ke arah rumahnya itu.

Padahal, sejak ia menjabat pada tahun 1999 lalu, belum pernah kejadian seperti ini. Namun, jelang Pilkada 2020 ini, mengejutkan pertama kali rumah pribadi Bupati tersebut diteror.

Baca juga : Pulihkan Perekonomian Pasca Covid-19, Ratu Punya Plan Ini

Diketahui, Rumah Bupati Kediri, Haryanti Sutrisno, diteror orang tak kenal, Minggu (16/8/2020) dini hari tadi.

Rumah yang berada di Jalan Soekarno-Hatta, depan Kantor DPRD Kabupaten Kediri itu dilempari petasan.

Teror ini diungkap suami Haryanti, Sutrisno. Lewat akun Facebook pribadinya, @Sutrisno Kdr, mantan Bupati Kediri itu mengunggah rekaman CCTV yang merekam aksi pelaku.

“Sekitar jam 03.00. waktu2 Tahajud ada sepeda montor (LIHAT VIDIO ) meleparkan petasan ke rumah saya,” tulis @Sutrisno Kdr dalam unggahannya dilihat SuaraJatim.id, Minggu.

Selongsongnya petasan ditulisi: KEDIRI MILIK NU, ANGKAT KAKIMU SEBELUM KAMU DAN KELUARGAMU, KAMI BAKAR!!!, NKRI HARGA MATI,” lanjut Sutrisno.

Menurut Sutrisno, teror yang menyasar rumah pribadinya ini, baru pertama kali terjadi. Sejak menjabat Bupati Kediri sejak tahun 1999, belum pernah rumahnya diteror.

“Selama 20 Th Kediri nyaman dan tenang, dengan PILKADA saat ini Kediri mendapatkan teror demikian ini , semoga ALLAH SWT melindungi masyarakat Kediri,” paparnya.

Sementara dari rekaman CCTV yang diunggah @Sutrisno Kdr, diketahui pelaku menggunakan sepeda motor matic. Pelaku berjumlah dua orang.

Pelaku datang dari arah barat. Sesampainya di samping kediaman bupati, pelaku sempat putar balik. Setelahnya seorang pelaku turun, dari motor dan melemparkan petasan.

Untuk diketahui, Sutrisno merupakan mantan Bupati Kediri yang menjabat dua periode dari tahun 1999-2009. Setelahnya, istrinya yakni Haryanti menjabat bupati 2010-2021.

Sumber : Suara.com

Redaksi Dinamika Jambi

Kontak kami di 0822 9722 2033

You cannot copy content of this page