JAMBI – Target pendapatan retribusi dari pengunjung Taman Anggrek pada tahun 2019 ini, sebesar Rp 115 juta. Serta target tersebut, sama nilainya dengan tahun sebelumnya.
Seperti yang di sampaikan oleh Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Holtikultura Provinsi Jambi, Akhmad Maushul.
Ahmad mendampingi Sekretaris Daerah Provinsi Jambi meninjau Ruang Terbuka Hijau (RTH) di Taman Anggrek Sri Soedewi, pada beberapa hari yang lalu.
Baca Juga : RTH Taman Anggrek Jadi Sorotan, Dewan : Hati-hati, Kasian Uang Rakyat
Menurutnya, target pendapat tersebut dengan tahun lalu tidak ada perbedaan. “Tagihan retribusi tahun ini dengan tahun lalu sama sebesar 115 juta,” ujarnya.
Dirinya juga mengatakan tahun lalu tidak mencapai target dan hanya mencapai 60 persen. Oleh karena itu pihaknya meminta kepada Bakeuda agar dapat menurunkan target.
“Jadi tahun kemarin kita tidak mencapai target hanya 60 persen, dan kita sudah minta ke Bakeuda untuk penurunan target. Apalagi tahun ini sudah ada RTH tentu akan mengurangi jumlah kunjungan. Karena yang menarik di situ sebenarnya proses perbanyakan dari Anggrek tersebut,” paparnya.
Baca Juga : Belum Setahun Diresmikan, Lantai Jembatan RTH Taman Anggrek Mulai Ambruk
Baca Juga : Sempat Di tutup, Tapi Pengunjung Sungai Napal Desa Muhajirin Tak Terbendung
Oleh karena itu, retribusi pengunjung Taman Anggrek akan di tindaklanjuti ke Bakeuda,
“Kita juga sudah melayangkan surat ke Bakeuda sesuai dengan kemampuan dan itu akan di kaji,” pungkasnya. (Nrs)
