Respon Cepat Jembatan Amblas, Dewan Minta Perbaikan 1 Kali 24 Jam

BERITA JAMBI – Sisi jembatan di Jalan Gajahmada, Jelutung Kota Jambi, mengalami postur tanah yang ambruk. Respon cepat jembatan amblas, dewan minta perbaikan 1 kali 24 jam.

Saat meninjau perbaikan, Anggota Komisi III DPRD Provinsi Jambi beri catatan khusus pada jembatan yang berlobang sejak Selasa (12/10/2021) malam.

Terpantau awak media, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Provinsi Jambi tengah lakukan perbaikan, pada Rabu (13/10/2021).

Saat meninjau perbaikan tersebut, Rusdi Anggota Komisi III DPRD Provinsi Jambi berharap, perbaikan tersebut dapat rampung maksimal hingga malam hari.

Sehingga, arus lalu lintas kawasan Jl Gajahmada yang merupakan, sentral menuju kawasan perkotaan dapat pulih kembali.

“Kita minta, perbaikan jalan ini selesai terhitung 1 kali 24 jam. Tetapi, pada 2022 kami meminta PUPR untuk menganggarkan, untuk perbaikan jembatan ini,” ungkap Rusdi, sembari meninjau perbaikan.

Minta PUPR Tahun Anggaran 2022 Rombak Pondasi

Lebih lanjut, dewan Dapil Kota Jambi ini menjelaskan, ambruknya sebagian sisi jembatan tersebut oleh debit air yang meningkat.

Tambah lagi, sisi kanan pondasi jembatan terdapat coran yang mengalami keruntuhan. Atas hal itu, Ia beri catatan khusus pada PUPR pada tahun anggaran 2022 mendatang, Rusdi minta untuk melakukan perbaikan jembatan amblas secara keseluruhan.

“Jadi, itu harus diperbaiki semua tentunya. Nah, dan memang ada juga dinding sungai, yang ditinggalin tidak dicor. Sehingga, tamparan debit air itu, masuk kebawah,” tambahnya.

Baca Juga : Apa Sih Cita-cita Ketua DPRD? Begini Keseruan Lomba Wartawan Cilik Merangin

“Nah, sementara di pondasi sebelah kanan itu, ada yang belum di cor. Kami meminta, PUPR tahun 2022 untuk menyelesaikan bagian bawah itu, supaya tidak ambruk lagi,” timpalnya.

Politisi Partai Berkarya ini meminta kejadian seperti ini tidak berulang kembali. Karena itu, pada tahun anggaran 2022 mendatang harus selesai. Mengingat, persoalan tersebut ada pada pondasi, yang tentunya menganggu aktivitas warga.

“Lumayan luas tadi, yang bolongnya. Makanya, di 2022 ini harus dibongkar semua. Timbun kembali di bagian bawahnya. Apalagi, ini jalan dan drainase sungai merupakan wewenang Provinsi.” tutupnya. (Tr01)

redaksi

Kontak kami di 0822 9722 2033 Email : Erwinpemburu48@gmail.com Ikuti Kami di Facebook, Instagram dan YouTube