MUARO JAMBI – Dalam aksi unjuk rasa di Kampus Universitas Jambi, Senin (19/02) ratusan mahasiswa menolak kebijakan retribusi parkir. Tak terkecuali, Ketua IMSG (Ikatan Mahasiswa Sungai Gelam), Safrizal yang turut andil dalam unjuk rasa tersebut.
Saat ditemui dinamikajambi.com di sela sela aksi tersebut, Safrizal mengatakan, tidak semua mahasiswa orang mampu. Dengan begitu, kampus menerima uang dari mahasiswa.
Berita Lain : Risih Tak Pakai Atribut, Sekda Ingatkan ASN Disiplin
“Tidak sepakat dengan parkir berbayar karena tidak semua mahasiswa orang mampu, apalagi uang kami masih dari orang tua, masak iya pihak kampus tega merampas uang kami yang tidak seberapa,” ungkap Safrizal.
Berita Terkait : Tolak Retribusi Parkir, Ratusan Mahasiswa Unja Demo
“Apa yang bebas biaya, katanya UKT bebas biaya kok ada pungutan biaya parkir 1 jam Rp 1000. Lebih dari 1 jam Rp 3000 buat motor. Kalau nginap Rp 5000 dan untuk mobil 1 jam Rp 2000, lebih dari 1 jam, Rp 5000. Nginap, Rp 6000 coba dipertimbangkan lagi kebijakannya,” jelasnya lagi. (Tr01)
