MERANGIN – Palang Merah Indonesia makin menggeliat di Bumi Sepucuk Jambi Sembilan Lurah. PMI Provinsi Jambi sejak dipimpin HBA makin aktif.
Secara bertahap, Hasan Basri Agus (HBA) menghidupkan kembali organisasi kemanusiaan ini. Pembenahan dilakukannya, dari kepengurusan dan aktivitasnya.
Mantan Gubernur Jambi itu melantik jajaran kepengurusan di Bumi Sailun Salimbai pada 6 Maret 2020.
Lalu PMI Kerinci pada 10 Maret 2020, menyusul kemudian PMI Kabupaten Merangin, Jumat (24/7/20) malam.
Berita Terkait : PMI Kerinci Resmi Dilantik, Bupati Sampaikan Ini
HBA tinggal menunggu kepengurusan di Batanghari berikut sekretariatnya.
PMI telah berkontribusi di masa pandemi dengan mengerakkan relawan, membagikan 15 ribu masker, menyemprotkan desinfektan di 1500 titik dan banyak sumbangsih lain.
Tak sampai disitu, PMI Provinsi Jambi yang resmi dipimpin HBA pada 3 Mei 2019, bergerak cepat guna mendapatkan dukungan pemerintah.
Ini mengacu pada UU Nomor 1 Tahun 2018 Tentang Kepalangmerahaan bahwa anggaran PMI bisa dianggarkan oleh pemerintah setempat.
Gerak cepat itu, mendapatkan restu Pemerintah Provinsi Jambi dengan alokasi bantuan lebih dari 1 Milyar.
“Rp 1 M lebih untuk tahun 2020,” ungkap HBA usai pelantikan PMI Merangin, Jumat (24/7/20) malam.
Baca Juga : HBA : Dengan Keterbatasan, PMI Tetap Eksis
Guna menjalankan aksi kemanusiaan ini, HBA yang pernah menjadi Ketua PMI Kota Jambi mendorong PMI kabupaten/kota mengalang dukungan tersebut.
“Kegiatan PMI itukan banyak. Misalkan untuk bulan dana PMI,” katanya.
Atau pun pada kegiatan PMR, Donor Darah, penanganan sosial baik bencana atau musibah.
Baca Juga : HBA : PMI Ada 5000 Masker Untuk Virus Corona
Tak hanya pemerintah, PMI juga mendapatkan dukungan dari perusahaan. Pada penanggulangan Covid-19 yang dilakukan PMI Provinsi, didukung perusahaan seperti biaya operasional.
“Ketua PMI bisa meminta bantuan dengan pengusaha-pengusaha minta CSR, ke BPD, perusahaan sawit. Kalau di Jambi, misalkan di Tanjung Jabung Barat, Ketua PMI minta bantu ke Petro China bantu rehab kantor dan peralatan kantor,” terangnya. (Red)
