PKB Sebut Banyak Kader Demokrat Di Kalbar Dukung Jokowi

JAKARTA – Wasekjen PKB Daniel Johan bersyukur Demokrat memberikan izin untuk mendukung Joko Widodo-Ma’ruf Amin. Dia menduga masih banyak kader Demokrat di daerah yang mendukung Jokowi-Ma’ruf meski partai bergabung ke koalisi Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

“Ini akan menambah kekuatan kemenangan Jokowi-Ma’ruf, jangan-jangan yang mendukung Jokowi di Demokrat lebih besar dari yang didukung Demokrat secara resmi,” kata Daniel saat dihubungi merdeka.com, Senin (10/9).

Daniel mencontohkan, mayoritas kader Demokrat di daerah pemilihannya banyak mendukung Jokowi-Ma’ruf seperti di Papua. Demokrat mengkonfirmasi sebanyak 92 persen kader Demokrat ingin mendukung Jokowi, dan hanya delapan persen meminta koalisi dengan Prabowo di Papua.

“Seperti dapil saya di Kalbar, mayoritas banyak kader Demokrat yang lebih mendukung Jokowi seperti di Papua,” sambungnya.

Namun, Daniel mengaku tidak mengetahui dispensasi ini menjadi strategi politik dua kaki Demokrat.

“Enggak paham juga, khawatir malah bukan dua kaki tapi jadi tidak kemana-mana,” tandas Daniel.

Sebelumnya, Partai Demokrat memberikan dispensasi kepada DPD Demokrat di sejumlah Provinsi jika mendukung Joko Widodo dan KH Ma’aruf Amin. Hal ini pun bertolak belakang karena Demokrat telah resmi mendukung Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno di Pilpres 2019.

Baca Juga : Elektabilitas Airlangga Selalu Dibawah AHY, Muncul Isu Koalisi Demokrat-Golkar di Pilpres?

Wasekjen DPP Demokrat Andi Arief membantah bila Demokrat main dua kaki soal dukungan politik Pilpres. Menurutnya, Demokrat memperhitungkan Pileg untuk menjaga suara masyarakat.

“Kan ada suara partai harus diperhitungkan supaya gak hilang. Kan kita perlu untuk Pileg. Jadi sudah dibicarakan juga dengan Pak Prabowo di beberapa daerah kita tidak main dua kaki. Bukan. Tapi memang misalnya kayak di NTT atau di Bali atau di Papua kan memang di sana juga bukan basis Prabowo,” katanya di Jl Mega Kuningan Timur VII, Jakarta, Minggu (9/9).

Menurutnya, Demokrat baru disebut berkhianat jika tidak mendukung di daerah yang basisnya dikuasai Prabowo.

 

Sumber : Merdeka.com

Redaksi Dinamika Jambi

Kontak kami di 0822 9722 2033