Elektabilitas Airlangga Hartarto selalu dibawah AHY, dalam tiga lembaga survei. Elite Demokrat lagi ‘panaskan’ situasi, dengan memasangkan AHY-Airlangga di Pilpres 2024 nanti.

Elektabilitas Airlangga Selalu Dibawah AHY, Muncul Isu Koalisi Demokrat-Golkar di Pilpres?

Berita Politik

BERITA POLITIK – Elektabilitas Airlangga Hartarto selalu dibawah AHY, dalam tiga lembaga survei. Elite Demokrat lagi ‘panaskan’ situasi, dengan memasangkan AHY-Airlangga di Pilpres 2024 nanti.

Elite Partai Demokrat mendorong Ketua Umum Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), berduet dengan Airlangga Hartarto di Pilpres 2024.

Baca juga : 5 Kandidat Kuat Capres 2024, Prabowo Masih Tertinggi, Sandiaga Terendah

Berapa elektabilitas AHY dan Airlangga?

Berdasarkan catatan wartawan, Minggu (6/6/2021), AHY dan Airlangga masuk sebagai kandidat capres, berdasarkan survei 3 lembaga berbeda

Di mana elektabilitas Airlangga selalu dibawah AHY. Hal ini di lihat dari hasil 3 lembaga survei baru-baru ini.

Berikut elektabilitas AHY dan Airlangga:

  1. Survei Parameter Politik Indonesia

Berdasarkan survei Parameter Politik Indonesia, yang di lakukan pada 23-28 Mei 2021, elektabilitas AHY sebesar 5,6 persen. Sedangkan Airlangga, hanya 0,4 persen.

Dalam survei ini, AHY berada di posisi ke-4 di bawah Prabowo Subianto, Ganjar Pranowo dan Anies Baswedan.

Selanjutnya, Prabowo bertengger di posisi puncak dengan elektabilitas 16,5 persen.

  1. Survei Y-Publica

Lembaga survei Y-Publica, juga melakukan survei elektabilitas kandidat capres 2024. Hasilnya, elektabilitas AHY sebesar 3,2 persen, sementara Airlangga 0,5 persen.

Berdasarkan hasil survei Y-Publica, AHY berada di peringkat delapan. AHY kalah jauh dengan Ganjar, yang berada di posisi pertama dengan elektabilitas 20.2 persen.

  1. Survei Puspoll Indonesia

Hasil survei Puspoll Indonesia menyebutkan, elektabilitas AHY lebih besar di bandingkan Airlangga. AHY berada di tempat ke-6, dengan elektabilitas 4,9 persen.

Sedangkan Airlangga, berada di posisi ke-15 dengan elektabilitas 1 persen.

Kemudian, berita sebelumnya, Petinggi Demokrat Syahrial Nasution juga menyebut, koalisi Demokrat dan Golkar di Pilpres 2024. Yaitu duet AHY-Airlangga Hartarto, bisa mengulang kejayaan era SBY-JK.

Partai Demokrat menilai, koalisi dengan Partai Golkar dapat menjadi solusi perbaikan ekonomi Indonesia ke depan.

Demokrat mendorong, duet Agus Harimurti Yudhoyono (AHY)-Airlangga Hartarto pada Pilpres 2024.

“Koalisi Demokrat dan Golkar pada Pilpres 2024, berpeluang untuk penyelamatan ekonomi di masa depan,” kata Deputi Analisa Data dan Informasi Balitbang DPP Demokrat, Syahrial Nasution melalui akun Twitter @syahrial_nst, Minggu (6/6/2021).

Selain itu, Syarial Nasution menilai koalisi PD-Golkar, seperti saat pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dengan Jusuf Kalla (JK). Ini sangat terbuka untuk di ulang kembali.

Tak ayal, Syarial pun mendorong AHY di pasangkan dengan Airlangga Hartarto.

“Masa-masa gemilang pemerintahan @SBYudhoyono dan @Pak_JK, sangat mugkin di ulang kembali oleh @AgusYudhoyono dan @airlangga_hrt. Kombinasi ini pun akan mampu mengembalikan demokrasi pada relnya,” kata Syarial.

Berita lain : Viral, Kenapa Puan Tak Undang Ganjar di Acara PDIP? Sebagai Teguran?

“Jika Pilpres 2024 berdasarkan komposisi suara Pileg 2019, sudah cukup bagi Demokrat dan Golkar. Ini untuk berkoalisi mencalonkan presiden dan wapres,” kata Syahrial.

“Suara Golkar 12,3 % (85 kursi) dan Demokrat 7,8% (54 kursi),” jelas petinggi Partai Demokrat ini lagi.

 

Sumber pojoksatu.id