Petugas Jaksa Meninggal Dunia, Diduga Covid-19, Kejari Tutup

JAMBI – Seorang petugas Jaksa Negeri Meninggal Dunia, kabarnya karena terpapar Covid-19. Tak ayal, pelayanan umum di Kejari tempat ia bekerja, ditutup untuk sementara waktu ini.

Pasalnya, petugas Jaksa Negeri Meninggal Dunia ini, diketahui setelah hasil Rapid Test Covid-19. Dirinya pun diketahui Meninggal.

Baca juga : Ketua DPR RI Pakai Tengkuluk Batik Jambi, Ini Kata Pejabat di Jambi

Sebagaimana diketahui, Kasubsi Penuntutan Kejaksaan Negeri Jakarta Utara, Robertino Fedrik Adhar Syaripuddin meninggal dunia, di Rumah Sakit Pondok Indah, Bintaro, Jakarta Selatan.

Ia dikabarkan meninggal karena terpapar virus Covid-19, setelah menjalani rapid test dan swab pada Kamis (13/8) lalu.

Kepala Pusat Penerangan dan Hukum (Kapuspenkum) Kejaksaan Agung, Hari Setiyono mengatakan, Kejaksaan Negeri Utara tidak akan membuka pelayananw umum sementara, setelah Fedrik meninggal akibat Covid-19.

“Karena hasil pemeriksaan medis jenazah terpapar Covid-19, maka untuk mengantisipasi Pemutusan virus tersebut di Kejari Jakarta Utara. Dimana yang bersangkutan bertugas, maka pada hari ini dan besok Kejari Jakarta Utara tidak melayani pelayanan umum,” katanya di Kejaksaan Agung, Jakarta Selatan, Selasa (18/8).

Selain itu, akan ada penyemprotan cairan disinfektan di Kejaksaan Negeri Jakarta Utara, dan juga akan dilakukan rapid test massal.

“Dilakukan strelisasi penyemprotan disinfektan termasuk dilakukan rapid test, dan juga swab di seluruh jajaran Kejari Jakarta Utara,” ujarnya.

Ia pun berharap, hasil daripada rapid test dan swab yang dilakukan di Kejaksaan Negeri Jakarta Utara itu, tidak ada yang terpapar Covid-19.

“Mudah-mudahan hasilnya baik, sehingga setelah dua hari ini, dilanjutkan libur. Maka Minggu berikutnya di dalam kondisi steril tidak lagi terpapar virus Covid-19,” tutupnya.

Sebelumnya, Jaksa Fedrik Adhar yang menangani kasus penyerangan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Novel Baswedan meninggal dunia Senin (17/8).

Dia tutup usia di Rumah Sakit Pondok Indah Bintaro, Tangerang Selatan.

“Sekitar pukul 11.00 WIB di RS Pondok Indah Bintaro,” kata Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejaksaan Agung (Kejagung) Hari Setiyono saat dikonfirmasi perihal kabar wafatnya

Menurut Hari, jaksa dengan nama lengkap Robertino Fedrik Adhar Syaripuddin itu, bertugas sebagai Kasubsi Penuntutan Kejaksaan Negeri Jakarta Utara.

“Semoga almarhum husnul khotimah,” jelas dia.

Hari menyampaikan, jaksa Fedrik Adhar meninggal dunia karena penyakit gula atau diabetes. “Informasinya sakitnya komplikasi penyakit gula,” kata dia.

Novel Sampaikan Duka Cita

Novel Baswedan sendiri mengaku, telah mendengar kabar tersebut. Dia pun menyampaikan duka atas meninggalnya Jaksa Fedrik.

“Turut berduka cita. Semoga Allah mengampuni segala dosanya, dan diterima segala amal ibadahnya,” kata Novel.

SumberMerdeka.com

Redaksi Dinamika Jambi

Kontak kami di 0822 9722 2033

You cannot copy content of this page