Perubahan Nama Tanjabbar, Usman Ermulan : Seharusnya Tanjabtim Yang Berubah

JAMBI – Wacana perubahan nama yang diusulkan salah satu fraksi di DPRD Tanjung Jabung Barat, menjadi viral di media sosial. Usulan yang menyedot perhatian warga net itu, menuai penolakan dan perdebatan. Tak terkecuali, mantan Bupati Tanjabbar, Usman Ermulan.

Dikonfirmasi hal ini, Minggu (25/02) siang, Usman mengaku, mendengar wacana tersebut. Bilangnya, usulan tersebut bukan hal yang gampang dilakukan. Berbagai proses musti dilalui.

“Memang, sayo dengar nian itu. Usulan perubahan namo. Dak mudah itu,” buka mantan anggota DPR RI itu menjawab Dinamikajambi.com

Pasalnya, sambung Usman, perubahan nama mesti mendapat persetujuan rakyat Tanjabbar. Baik pada perubahan yang digulirkan, maupun nama yang diusulkan.

“Katanya Serambi Jambi. Yang Serambi Jambi itu harusnya Tanjabtim. Pintu gerbang.  Bagaimana dengan Sarolangun? Serambi Jambi jugo. Muaro Bungo jugo pintu gerbang,” terangnya.

Berita Terkait : Silang Pendapat Perubahan Nama Tanjabbar Jadi Serambi Jambi

Seharusnya, sambung mantan bupati Tanjabbar 2 periode itu, Kabupaten Tanjabtim yang harus berganti nama. Ia merujuk pada pemekaran Tanjung Jabung dengan Batanghari. Maupun pemekaran pada Batanghari dan Muaro Jambi.

Lantas, bagaimana dengan Kabupaten Merangin? Sebelumnya, Merangin juga menganti nama pada pemekaran Kabupaten Sarko (Sarolangun dan Bangko,red). Menjawab pertanyaan media daring ini, Usman menyebutkan bahwa perubahan tersebut dalam konteks pemekaran.

“Berbeda waktu itu. Merangin diusulkan waktu pemekaran. Sedangkan ini, tidak. Lagian, waktu itu anggaran Merangin sempat masuk ke Sarolangun. Nyasar,” jawabnya.

Masih dikatakan Usman, perubahan nama memiliki proses panjang. Dari persetujuan rakyat, dibawa ke Pemerintah Provinsi. Jika disetujui, maka dibawa ke Kementrian Dalam Negeri. Dari Kemendagri, dibawa dalam DPR RI. Hal ini didapati Usman ketika duduk di DPR RI, saat perubahan nama di Provinsi Bengkulu.

“Iya kalau disetujui oleh Mendagri. Kalau dibilang ngak ada kerjaan, dikembalikan lagi usulan karena masih banyak pekerjaan yang menyentuh rakyat, gimana? Emang gampang mendudukkan anggota DPR RI? Kalau mereka nanti mau duduk dan memenuhi kuota. Anda bisa bilang apa, kalau mereka bilang, tidak penting?,” kata Usman setengah berseloroh.

Selain merepotkan warga Tanjabbar yang musti menganti data administrasi dan kependudukan, perubahan nama juga akan merepotkan warga luar. Tak tanggung-tanggung, Usman menyebutkan Amerika.

“Idak usahlah. Ngapolah nak diganti, sudah 60 tahun usianyo. Ini pergantian lembaran negara. Panjang urusan. Orang luar tahunya Tanjabbar. Kalau diganti, mereka tidak kenal. Where is Serambi Jambi? Bikin orang Amerika binggung. Mereka tidak tahu. Investor binggung. Coba kita bilang, Tanjabbar, mereka akan bilang, I know,” harapnya. (Win)

redaksi

Kontak kami di 0822 9722 2033 Email : Erwinpemburu48@gmail.com Ikuti Kami di Facebook, Instagram dan YouTube

You cannot copy content of this page