KERINCI – Pertemuan kepala daerah di Kayu Aro, Kabupaten Kerinci, Sabtu (14/09/2019) pagi meramaikan media sosial. Beragam komentar berikut analisa warganet tumpah ruah di jejaring sosial. Bagaimana kata pengamat?
Berbagai foto pertemuan, menyebar cepat. Berkumpulnya Bupati Merangin Al Haris, Bupati Bungo Mashuri, Bupati Kerinci Adirozal dan Bupati Tanjabtim Romi Haryanto. Semakin melengkapi dalam pertemuan ini, terlihat pula Bupati Muaro Jambi Masnah Busro yang dalam pertemuan sebelumnya tak bisa hadir.

Foto: Facebook
Yang menarik, meski pertemuan di Kerinci, tapi tidak terlihat Walikota Sungaipenuh Asyafri Jaya Bakri (AJB). Pun demikian, pertemuan di Bungo baru-baru ini, AJB yang gencar sosialisasi untuk Pemilihan Gubernur tak juga hadir.
Aroma Pilgub Jambi tentu kental dalam pertemuan ini. Menyebar pula, kabar kesepakatan dari 5 kepala daerah ini menyepakati Al Haris untuk maju di Pilgub 2020.
Bahren Nurdin, pengamat politik dan sosial menyebutkan pertemuan itu secara positif, bisa diapresiasi sebagai wadah komunikasi. Bisa jadi, dengan pertemuan itu, para kepala daerah bisa berbagi cara meningkatkan pembangunan daerahnya.
“Pertama, kita melihat positif dulu. Pertemuan ini wadah komunikasi kepala daerah. Berharap positif, bisa berdampak pada kinerja pembangunan. Mungkin ada yang dibicarakan,” ungkap Bahren.
Berita Terkait : Ke Kerinci ikut Pertemuan Antar Bupati, Masnah Bilang Begini
Namun, tak menutup kemungkinan ada agenda terselubung. Apalagi kalau bukan Pilgub Jambi.
Lantas, bagaimana menurut pengamat, dimana pertemuan ini sebelumnya di Bungo. Lalu berlanjut ke Kerinci?
Berita Terkait : Heboh Pertemuan Para Bupati di Kabupaten Bungo
“Saya rasa, ini kelanjutan pertemuan. Ini pembentukan opini publik,” katanya.
Dengan berkumpulnya para kepala daerah ini, membentuk opini sebagai suatu kekuatan. Padahal, belum tentu semua pembicaraan terkait Pilgub.
“Tapi opini publik yang terbentuknya sebuah kekuatan. Padahal, mereka kumpul-kumpul, kongkow-kongkow,” kata Bahren seraya tertawa kecil.
(Erw/Nrs)
