BATANGHARI – Menjelang Bulan suci Ramadhan yang tinggal menghitung hari, mulai nampak pengemis di kota Muara Bulian. Malah beberapa waktu yang lalu, terlihat seorang wanita berusia sekitar 30 tahun meminta sejumlah uang kepada pengunjung Taman Basket kota Muara Bulian.
Rahani, salah seorang pengunjung taman menyayangkan adanya pengemis. Masalahnya, wanita tersebut dalam keadaan sehat serta tidak kelihatan kekurangan tersebut.
“Kalau bagi yang merasa kasihan kan akan memberi, namun saya lihat ibu itu dalam keadaan sehat serta meminta uang Rp 2000 dengan alasan untuk membeli pakaian untuk anaknya,” kata Rahani.
Menanggapi hal tersebut, Fauzan Azhari, SE. MM selaku Kepala Dinas Sosial Kabupaten Batanghari melalui Kepala Bidang Pemberdayaan dan Rehabilitasi Sosial, Srimarta Puriana, SP mengatakan bahwa, selama ini tidak ada terlihat orang yang mengemis di Kabupaten Batanghari.
Namun jika benar ada, maka akan dilakukan asasement serta menanyakan asalnya. Jika berasal dari daerah lain, maka akan dikembalikan ke daerah asal. Namun jika asli Batanghari, maka akan diupayakan untuk mendapat program bantuan sosial.
“Kami belum menemukan orang yang mengemis di Kabupaten Batanghari, namun jika benar ada, maka kami akan dilakukan asasement dengan menanyakan asalnya dan latar belakang ekonomi keluarganya. Jika berasal dari daerah lain, maka akan kami dikembalikan ke daerah asal. Namun jika asli Batanghari, maka akan diupayakan untuk mendapat program bantuan sosial, seperti Program Keluarga Harapan (PKH) dan beras pra sejahtera (rastra),” jelas Puriana diruang kerjanya baru-baru ini.
Ketika ditanyakan tentang pelatihan keahlian yang diberikan kepada para pengemis yang berlatar belakang ekonomi pra sejahtera, Puriana mengatakan program pelatihan keahlian itu sudah termasuk dalam PKH.
“Masalah pelatihan untuk menambah keahlian dibidang usaha itu sudah termasuk dalam program PKH, yang sudah lalu ada yang dibidang Peternakan dan ada yang dibidang Tata Boga atau keahlian memasak,” tutupnya.
Dengan langkah yang diambil Dinas Sosial Kabupaten Batanghari ini, diharapkan kesejahteraan masyarakat dapat meningkat, serta bagi keluarga yang memiliki tingkat ekonomi lemah dapat membuka peluang untuk usaha baru untuk mengangkat perekonomian keluarga mereka. (Ali Kucir)
