Pengamat Sayangkan, Jika Bakri Korbankan Kursi Dewan Demi Pilgub

JAMBI – Munculnya nama H. Bakri di bursa Bacakada Pilgub Jambi 2020 mendatang, menyisakan banyak tanda tanya di muka publik. Betapa tidak, setelah dilantik menjadi anggota DPR RI bulan lalu, kini malah bergerilya di kontes perebutan BH 1 Provinsi Jambi. Bagaimana dengan jabatan yang saat ini disandangnya? Entahlah.

Seperti yang disampaikannya waktu lalu, ketika ditanyakan bagaimana nasibnya di DPR RI, jika mencalonkan diri sebagai kandidat di Pilgub Jambi ? Ketua DPW Partai Amanat Nasional (PAN) itu akan mengambil cuti bahkan mundur, apabila ia benar-benar terjun sebagai bakal calon di Pilgub Jambi.

Disisi lain, Bakri sendiri pun sudah mengikuti penjaringan Bacakada di beberapa partai politik yang ada di Jambi, diantaranya yakni Demokrat, NasDem, PPP, Berkarya, PKB dan PKS.

Bahkan anggota DPR RI aktif itu secara terang-terangan dimuka publik, mengeluarkan stetmen untuk mengharapkan dukungan dari partai-partai tersebut, agar dapat mengusungnya di Pilgub Jambi mendatang.

Itu artinya, langkah Bakri untuk ikut unjuk kemampuan dalam Pilgub mendatang bukan hal yang main-main lagi, apalagi ia sempat menggadeng Fasha Ungu selaku kader PAN yang saat ini menjadi Wakil Walikota Palu waktu mengembalikan Formulir Pendaftaran ke partai Demokrat.

Hal tersebut, dirasa cukup membuktikan keseriusan Ketua DPW PAN itu untuk masuk dalam bursa kandidat Pilgub 2020 mendatang.

Melihat pergerakan Bakri tersebut, membuat Pengamat Politik Jambi, Bahren Nurdin angkat bicara. Dirinya sangat menyayangkan keputusan Ketua DPW PAN itu untuk terjun di Pilgub. Mengingat hal itu bisa saja dapat menyia-nyiakan kan amanah masyarakat, yang sudah dipercayakan kepadanya sebagai salah satu perwakilan putra Jambi yang duduk di kursi DPR RI periode 2019-2024.

“Sangat disayangkan sekali. Sudah berapa banyak suara masyarakat yang diamanahkan kepada beliau, agar bisa duduk di DPR RI. Belum lagi tim nya yang sudah berjuang dalam memenangkannya,” kata Bahren pada Dinamikajambi.com melalui selulernya, Jum’at (25/10/2019).

Dirinya juga menyebut, amanah tersebut bisa saja diteruskan, jika Bakri menang dalam pertarungan Pilgub nanti. Namun jika tidak, msayarakat yang sudah mendukungnya pasti sangat kecewa terhadap keputusan yang diambilnya.

“Beda hal nya kalau nanti beliau menang di Pilgub, amanah itu dapat diteruskan melalui jabatannya sebagai Gubernur.” Tambahnya.

Meski demikian, Pengamat Politik Jambi itu juga menuturkan, bahwa ia yakin sebelum memutuskan maju di Pilgub, Bakri tentu sudah memikirkan hal itu secara matang. Apalagi saat ini, langkahnya masih belum bisa dipastikan, apakah benar-benar ikut atau tidak.

“Saya rasa pak Bakri juga memikirkan hal ini secara matang ya, pasti beliau juga akan melihat bagaimana survei dan perkembangannya bagaimana, sebelum ia benar-benar maju di Pilgub.” Pungkasnya. (Nrs)

Redaksi Dinamika Jambi

Kontak kami di 0822 9722 2033