BERITA SUNGAI PENUH – Pemerintah Kota (Pemkot) Sungai Penuh, siap mensupport pelaksanaan kegiatan long form Sensus Penduduk (SP) 2020. Dengan menggunakan metode papi yang akan di gelar Badan Pusat Statistik (BPS).
Wakil Walikota Sungai Penuh, H Zulhelmi, meminta dalam pelaksanaannya nanti, petugas lapangan kegiatan tersebut, agar menjaga koordinasi dengan para perangkat desa maupun RT-RW. Sebelum terjun atau datang ke rumah-rumah yang menjadi target sampel.
Baca Juga : Stok Alat Swab Menipis, Pasien Covid-19 di Sungai Penuh Meningkat
“Jika ada kesulitan dalam hal koordinasi tadi, segera komunikasikan dengan aparat pemerintahan dan BPS tentunya. Ketika bertugas, pakailah atribut pengenal sebagai penanda resminya saudara bertugas untuk menghindari hal-hal yang tidak di inginkan,” ungkap Wawako.
Hal ini di sampaikan Wawako H Zulhelmi, dalam sambutannya saat membuka pelatihan petugas uji coba long form Sensus penduduk 2020 metode papi Provinsi Jambi. Yang bertempat di Aula Hotel Grand Kerinci dari tanggal 9-11 Februari 2021, Selasa (9/2).
Sebanyak 34 orang peserta, mengikuti Pelatihan uji coba long form Sensus Penduduk 2020 di Kota Sungai Penuh.
Kegiatan pelatihan ini di hadiri, Dr M Nasrul Wajdi BPS Republik Indonesia dan Imam Karyadi mewakili Kepala BPS Jambi. Kemudian Edy Subagiyo Kepala BPS Sungai Penuh serta undangan lainnya.
Lihat Juga Video : Jual iPhone Murah di Jambi, di amankan Polresta Jambi
Kegiatan tersebut, bertujuan untuk mewujudkan single identify. Yang dapat di gunakan untuk semua perencanaan dan pengambilan kebijakan tata kelola pemerintahan.
Kota Sungai Penuh bersama satu daerah lainnya di Indonesia, menjadi daerah sampel pelaksanaan long form Sensus Penduduk 2020. (Jul)
