BERITA JAMBI – Walikota Jambi, terima piagam dari PLN, dalam rangka apresiasi karena tidak adanya tunggakan di Kota Jambi, Selasa (09/01/2021).
Bertempat di ruang utama kantor Walikota Jambi, Fasha terima piagam penghargaan dari PLN. Dalam hal ini, di hadiri oleh Kepala OPD, kepala dinas dan rekan dari PLN.
Baca juga : Wawako Jambi, Canangkan Program Untuk Menanggulangi Kemiskinan
Selanjutnya, dalam rangka memberikan apresiasi, karena tahun 2020 tidak adanya tunggakan. Dan telah banyak bentuk sinergi dari pemerintah kota dalam bentuk himbauan dan kegiatan kami di support oleh walikota.
“Terimakasih atas support yg di berikan pada PLN Jambi, dimana jika tidak di support pemerintah kota kinerja kita juga tidak akan bisa bagus,”
Ujar GM PLN wilayah Sumatera Selatan, Jambi dan Bengkulu.
Di era digital Listrik sudah menjadi kebutuhan pokok, dari PLN terus berupaya untuk mengikatkan andalan adalah membersihkan jaringan-jaringan pohon terutama di kota-kota.
Kemudian, di ketahui belum sepenuhnya dari masyarakat yang tepat waktu dalam pembayaran tagihan listrik.
“Masyarakat memang masih ada beberapa yang menunggak, tetapi secara keseluruhan sudah bagus,” tegasnya.
Dalam sambutannya, Fasha mengucapkan terimakasih atas apresiasi yang di berikan oleh PLN.
“Kami menyambut baik, dan selalu mensupport apapun bentuknya program yang di berikan, oleh GM PLN untuk masyarakat Kota Jambi,” ujarnya.
Kondisi Pandemi
Dalam kondisi pandemi ini bisnis energi adalah bisnis yang di untungkan, karena semua serba online. Masyarakat lebih banyak di rumah, dan tentunya menggunakan listrik.
“Bisa di katakan malapetaka bagi masyarakat, karena biaya tagihan bisa mencapai dua kali lipat. Dan anugerah untuk PLN, potensi untuk bagaimana memaksimalkan energi. Namun, bnyak masyarakat mengeluh karena hal tersebut,” jelasnya.
Lihat juga video : Bupati bilang sudah, BPBD Sebut Nunggak honor posko Covid-19 di Merangin
Berbagai upaya di lakukan Pemerintah Kota, agar masyarakat tidak bingung ketika ada kerusakan pada masalah listrik.
“Untuk gangguan pelayanan, kita akan masuk ke 112 call center. Yang penting bagaimana, operator kita di share ke bagian kerusakan. Kita harus punya SOP nya nanti, jangan sampai telah di buat secanggih ini kita tidak siap,” ungkap Walikota. (Min)
