SUNGAI PENUH – Beragam upaya pencegahan penyebaran Virus Corona (COVID -19), dilakukan Pemerintah Kota (Pemkot) Sungai Penuh.
Diantaranya, meliburkan aktivitas belajar mengajar di sekolah, juga dilakukan penutupan tempat – tempat wisata. Baik yang di kelola pemerintah, maupun swasta.
Instruksi Walikota Sungai penuh pun telah diterbitkan, berisi langkah-langkah yang harus dilakukan jajaran pemerintah terkait, serta warga masyarakat.
Baca juga : 11 Instruksi Walikota Soal Virus Corona
Hal ini sebagai bentuk kesiapsiagaan, menghadapi penyebaran virus Corona.
Bahkan, Pemkot Sungai Penuh telah menerbitkan surat keputusan tentang Gugus Tugas pencegahan, dan penanganan virus Corona yang dipimpin kepala BPBD.
Disisi lain, tenaga medis dari dinas Kesehatan juga melakukan pengecekan suhu tubuh bagi warga masyarakat, sebagai langkah antisipatif.
Untuk tahap awal pengukuran suhu tubuh, dilakukan petugas dari dinas kesehatan di kantor Walikota Sungai Penuh.
Lihat juga video : Gubernur, Bupati dan Dewan Nyanyi Bersama
Walikota H. Asafri Jaya Bakri (AJB) menegaskan, Pemerintah Kota Sungai penuh sangat serius dan telah mengambil langkah-langkah strategis, sebagai upaya pencegahan dan penanganan Corona Virus.
Diungkapkan Walikota, berdasarkan laporan dari Dinas Kesehatan, hingga Kamis (19/3), belum ditemukan warga Kota Sungai Penuh yang positif terjangkit Corona.
“Ada 6 orang dalam pemantauan, dan 1 orang pasien dalam pengawasan. Tapi statusnya sudah dipastikan negatif,” imbuhnya.
Dirinya juga menekankan perlunya memantau dan mewaspadai warga, yang datang dari luar negeri, seperti para TKI yang berstatus ilegal.
“Kita akan minta ada petugas yang memantau, perbatasan Kota Sungai penuh,” ujarnya.
Untuk itu, ia menghimbau agar warga Kota Sungai Penuh tetap tenang dan selalu waspada, dengan tetap menjaga kesehatan dan menerapkan pola hidup sehat. (Hms/Jul)
