BERITA JAMBI – Tak henti-hentinya langkah berbagai pihak, dalam mengentaskan angka pengidap Tuberculosis. Salah satunya, Sub Recipient (SR) Komunitas Eliminasi TBC, guna bersinergi dalam menurunkan angka penyakit ini, pihaknya lakukan silaturahmi bersama DPRD Kota Jambi.
Kehadiran SR Komunitas Eliminasi TBC Jambi ini, di sambut baik oleh Sekretaris Komisi IV DPRD Kota Jambi, Maria Magdalena, Rabu (31/03/2021).
Dalam pertemuan tersebut, Aripati Notonegoro selaku Manajer SR Jambi menyampaikan beberapa hal soal TBC.
Baca Juga : Hari TBC Sedunia, Penabulu Jambi : Masyarakat Mengetahui Penyakit Ini Bisa Sembuh
Yang mana dalam hal ini, bebernya, Indonesia merupakan angka nomor 2 tertinggi pengidap TBC di dunia di susul oleh Cina.
Sementara, dari data yang di peroleh, Aripati menjelaskan bahwa saat ini Kota Jambi telah menyumbang angka 505 orang pengidap.
“Kita hadir sebagai bentuk program Pemerintah Pusat, dalam mengurangi angka TBC tahun 2020 lalu. Nah, kemudian turunannya, pengurus pusat kita sudah MOU dengan Kemenkes di Jakarta,” ungkap Aripati.
Peduli TBC di Kota Jambi
Kemudian, Pria yang di kenal sebagai Advokat Muda ini, juga menyampaikan rasa empati melihat angka TBC di Kota Jambi.
Tak main-main, bilangnya, angka 505 orang yang tersebar di beberapa kelurahan, tentu tak bisa di anggap sepele. Artinya, di butuhkan sinergitas banyak pihak, termasuk DPRD Kota Jambi.
Empati melihat hal itu, kedepan pihaknya juga akan bergerak aktif dalam mengentaskan TBC.
Berita Lainnya : Indonesia Peringkat 2 TBC di Dunia, Tapi Beruntung Penabulu Foundation Hadir di Jambi
“Kedepan kita akan bergerak aktif. Bagaimana kita dapat memberi informasi, Advokasi dan kampanye pada masyarakat. Kita beri penjelasan detail kepada masyarakat, khususnya di Kota Jambi,” terangnya.
Pun kemudian, Aripati berasumsi, bahwa selama ini dalam pandangan masyarakat, TBC merupakan momok yang menakutkan.
“Sampai pada tingkat, bagaimana orang yang mengidap TB ini, bisa di rujuk ke Puskesmas-puskesmas. Terus, pasien resisten obat juga bisa di rujuk ke Rumah Sakit yang sudah berstatus resisten,” jelasnya.
DPRD Sambut Baik
Melihat penjelasan tersebut, Maria Magdalena Sekretaris Komisi IV menyambut baik kedatangan SR Komunitas Eliminasi Tuberculosis.
Ketua Fraksi PDI Perjuangan ini juga mengapresiasi, bahwa saat ini di Kota Jambi telah hadir lembaga yang berfokus dalam penanganan TBC.
“Senang bisa konsultasi di Fraksi PDI Perjuangan. Nah, ini salah satu upaya yang harus di sampaikan ke Pemerintah Daerah. Bahwa hari ini di Kota Jambi, telah hadir lembaga yang peduli dengan TBC,” ungkap Maria.
Lihat Juga Video : Kebakaran Kilang Minyak Pertamina Balongan Indramayu, Terdengar Ledakan
Sebagai legislatif, Ia akan menyampaikan hal ini kepada Pemerintah Kota Jambi.
Sehingga SR Komunitas Eliminasi Tuberculosis ini, dapat bersinergi bersama Dinas Kesehatan. Dalam hal memberi edukasi tersebut, kepada masyarakat. (Tr01)
