PDIP : Bukan Dak Berani

MERANGIN – Geliat politik di Bumi Tali Undang Tambang Teliti semakin memanas. Setelah Gerindra, PDI Perjuangan menyiratkan dinamika yang sama. Namun berbeda dengan Gerindra, PDI Perjuangan memilih konsisten mendukung Merangin EMAS hingga massa akhir pemerintahan di 2018 mendatang.

Ketua DPC PDI Perjuangan Merangin, Zaidan Ismail mengakui kurangnya koordinasi dengan pemerintahan. Ketua DPRD Kabupaten Merangin itu menyebutkan pada pertemuan bersama Al Haris – Khafid Moein (Harkad) yang digelar pihaknya. Meski tak dihadiri Bupati, dan hanya dihadiri Wakilnya, PDI Perjuangan bilang Zaidan tak akan meninggalkan gerbong Merangin EMAS.

“Seharusnya, yang mereka ambil dan ajak ngomong itu kito. Keputusan, atau kebijakan itu seharusnya diajak ngomong. Apolagi, saya ini sebagai ketua partai dan DPRD. Bukan mencampuri, tapi berkoordinasi. Terlepas dari ketua partai dan DPRD, tapi kita berbicara untuk Merangin dan rakyat,” terang politisi asal Tabir itu.

PDI Perjuangan, sambungnya, konsisten mendukung sampai akhir jabatan. Apapun bentuknya, partai besutan Megawati Soekarnopoetri itu tidak akan me mbalelo dan tetap konsisten. Ia menegaskan, partai pemilik 4 kursi di DPRD Kabupaten Merangin itu tetap komitmen hingga 2018.

Lantas, bagaimana dengan tanggung jawab moral partai pada masyarakat? Apakah PDI Perjuangan tidak berani bersikap dan terkesan pasrah? Menjawab ini, Zaidan menolak bila partainya tidak berani. Ia berdiplomasi, dengan kritis pada pemerintah, PDI Perjuangan tetap menjalankan amanah. PDI Perjuangan, sambungnya, akan mengevaluasi kinerja pemerintahan.

“Kita punya beban moral dengan masyarakat. Bukan tidak berani. Terlepas wakilnya dari PDI Perjuangan. Kami tidak melihat secara sepotong. Kami melihat secara utuh. Kami tetap mengkritisi. Kalau tidak sesuai dengan yang di inginkan rakyat, tetap kita kritisi,” tegasnya.

“Selaku ketua partai pengusung, saya berharap, Bupati bisa berkoordinasi dengan partai pengusung yang mengantarkan mereka menjadi kepala daerah,” sambungnya.

Yang pasti, tambah Zaidan, PDI Perjuangan tidak akan menarik dukungan pada koalisi Merangin EMAS. Ia juga menegaskan, bila dirinya dan kepengurusan partai tidak pernah menyatakan menarik dukungan.

“Catat ya, kita tidak pernah menarik dukungan,” tandasnya.