Pasar Rakyat Petaling Belum Beroperasi, Ini Penyebabnya

MUARO JAMBI – Dibangun dengan anggaran sekitar Rp 3,7 Milyar, Pasar Rakyat Petaling, belum beroperasi. Warga menunggu, pasar baru untuk pedagang ikan dan daging itu beroperasi.

“Sampai bulan Juli dan mau Agustus ini, belum ada tanda-tanda pasar mau digunakan. Nanti bangunan sudah rusak, bau dan jadi tempat yang tak diinginkan. Jadi terbengkalai,” sebut warga setempat.

Sementara pantuan awak media, pasar sudah dikeliling semak. Rumput mulai tumbuh dan mendekati pasar. Angkutan Fuso mengangkut CPO, tampak parkir di sisi bangunan pasar yang sudah rampung itu.

Selain semak dan rumput liar, tampak pula angkutan CPO parkir di sisi pasar
Terkait hal ini, Kepala Desa Petaling, Sumargi angkat bicara. Bilangnya, pasar belum beroperasi lantaran belum dilengkapi fasilitas lain.

“Memang bangunan sudah. Tapi airnya belum. Halaman, parkir juga belum tersedia,” ungkap Sumargi saat ditemui wartawan Dinamika Jambi.

Selain fasilitas yang disebut Sumargi sebagai permintaan pedagang, persoalan pengurus pasar juga belum selesai. Apakah akan diurus oleh desa, atau pengurus pasar atau pihak ketiga.

Diungkapkan pria berkumis itu, hal ini sudah dibahas dengan pihak terkait yakni Dinas Koperasi dan Perdagangan Muaro Jambi.

Namun anehnya, Sumargi mengaku mendapat tagihan retribusi pasar dari Diskoperindag.

“Tau-tau saya diminta retribusi. Yang saya gak mau. Orang belum jalan. Siapa yang ngurusnya?,” katanya.

Namun begitu, Sumargi optimis, pasar dapat beroperasi tahun ini. Dengan dilengkapi fasilitas tadi, pasar sudah siap berjalan. (Win)

Redaksi Dinamika Jambi

Kontak kami di 0822 9722 2033