SAROLANGUN – Peredaran narkoba di Kabupaten Sarolangun parah, Bupati Sarolangun Drs H Cek Endra curhat ke BNN Provinsi, Kamis (17/6/20).
Sebelumnya, Bupati menyambut baik kedatangan Kepala BNN Provinsi Jambi Brigjenpol Dwi Iriyanto, S.Ik, M.Si, ke Kabupaten Sarolangun di Rumah Dinas Bupati Sarolangun.
Dalam kunjungan tersebut, Bupati meminta dukungan BNN Provinsi Jambi dalam memerangi peredaran narkoba di Kabupaten Sarolangun yang saat ini sudah mengkhawatirkan.
“Peredaran narkoba di Kabupaten Sarolangun ini cukup banyak, tentu kami khawatir banyaknya pengguna narkoba ini. Peti yang marak di tiga kecamatan kita, Batang Asai, Limun dan CNG. Sebagian pekerjanya menggunakan narkoba, sehingga mengkhawatirkan kita semua,” katanya.
Narkoba di Sarolangun Parah
“Maraknya narkoba di lingkungan suku anak dalam, dan ini juga mengkhawatirkan kami, disamping peredaran narkoba ini sudah sampai ke pelosok-pelosok. Jadi kita harus berperang terhadap narkoba,” kata dia menambahkan.
“Kami juga mendukung program pak Kapolres membentuk kampung bersih narkoba, dan ini laporan beliau sudah berjalan namun karena covid terhenti untuk sementara,” katanya.
Baca Juga : Panti Rehabilitasi Napza RSCQ, Jadi Contoh Bagi Pemkab Lain
Bupati Cek Endra juga tentu menyambut baik kedatangan BNNP Jambi yang tidak pernah kenal lelah untuk bagaimana berperang melawan narkoba di provinsi Jambi, tidak terkecuali di Sarolangun.
Maka dari itu, Pemkab Sarolangun juga akan mendukung upaya pencegahan pembarantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba tersebut.
Salah satunya dengan mendirikan panti Rehab Narkoba, yang beberapa bulan lalu telah diresmikan.
“APBD perubahan, kita akan segera untuk turun mensosialisasikan ini. Panti Rehab Narkoba saat ini alhamdulillah berjalan, dan terima kasih atas dukungan oleh BNNP Jambi. Sekitar 7-8 pasien yang dirawat. Pembinaan pasca detok medis, Insa allah akan kita benahi tahun 2021 mendatang termasuk, pagar, rumah ibadah dan asrama, akan kami lengkapi,” katanya.
