TANJABBAR – Peristiwa kecelakaan lalulintas (Lakalantas) kembali terjadi di Merlung, wilayah Kabupaten Tanjung Jabung Barat (Tanjabbar), Kamis (11/11/21), 40 penumpang ALS terjun ke jurang.
Kendaraan yang terlibat lakalantas yakni Bus ALS Mercedes, membawa 40 penumpang. Ia bertabrakan dengan R10 Truk Tronton Hino, Nopol BK 8653 EL.
Baca juga : Lagi, Kecelakaan di Muaro Jambi, Mahasiswi UIN Meninggal di Tempat
Kapolres Tanjabbar, AKBP Muharman Arta melalui Kapolsek Merlung AKP Marwiansyah saat di konfirmasi, membenarkan Lakalantas di Merlung yang melibatkan ALS itu.
Bilangnya, kejadian ini terjadi sekitar pukul 10.15 WIB.
“Iya TKP nya di Jalan Lintas Timur Sumatera, KM 121, Kelurahan Merlung, Kecamatan Merlung,” ungkap AKP Marwiansyah.
Kronologi
Ia menjelaskan, jika kecelakaan bermula saat kendaraan R10 Truk Tronton Hino, Nopol BK 8653 EL berjalan dari arah Jambi menuju Pekanbaru. Pas pada jalan yang penanjakan, serta akan menikung ke kanan kendaraan tersebut.
Kalau Itu, mendahului kendaraan yang berada di depannya dan pada saat bersamaan, datang Kendaraan R10 Bus ALS Mercedes nopol BK 7693 DJ. Dari arah berlawanan, sehingga terjadilah tabrakan.
“Akibat tabrakan itu Bus ALS Mercedes terguling ke sebelah kiri, dan masuk ke dalam jurang ± 5 meter,” katanya.
Atas kejadian ini, katanya tidak ada korban meninggal dunia. Hanya saja beberapa penumpang bus, mengalami luka dan lecet.
“Penumpang nya ada 40 orang, tidak ada korban yang meninggal.” Sebutnya.
Korban penumpang bus yang mengalami luka ringan, di antaranya Anthoni (41) warga Jalan Syarif Kasim Gang Nuri, RT 02 RW 01 Desa Simpang Padang, kecamatan Batin Solapan. Kabuapten Bengkalis, Riau mengalami luka robek pada kening kiri.
Kemudian Khalid Abdilah (balita), laki-laki, 2 tahun, ikut orang tua, alamat Desa Tanjung Bunut, Kecamatan Belida Barat, Kabupaten Muara Enim, Sumsel.
Lihat juga video : Saling Lempar Gas Air Mata, Demo di Jambi Ricuh
“Polsek Merlung telah Evakuasi korban yang mengalami luka ringan, ke Puskesmas Merlung untuk di periksa. Dan di lakukan pengobatan,” ungkap Kapolsek.
Sementara itu, terhadap penumpang lainnya telah di kondisikan dengan pengurus transfortasi. Ini untuk mengangkut penumpang dengan kendaraan/bus pengganti, untuk mengantar penumpang sesuai tujuan.(hry)
