Kontrak Milyaran Rumah Isoter Tapi Masih Terima Tamu, Bupati : Penyimpangan Itu

BERITA MERANGIN – Sedianya, Rumah Isolasi Terpadu (Isoter) masih dipersiapkan Pemerintah Kabupaten Merangin meski level sebaran Covid-19 turun. Namun demikian, jika terbukti penyimpangan, Pemkab bakal evaluasi.

Hal ini disampaikan Bupati Merangin, Mashuri menjawab awak media terkait Rumah Isoter.

Baca juga : Penyertaan Modal Bank Jambi, Fraksi : Sedangkan Merangin Minjam ke PT SMI

Mashuri bilang, Rumah Isoter tetap siaga meski pasien Covid-19 menurun. Ini tak lain, guna mengantisipasi lonjakan.

Namun Bupati kaget, saat dikonfirmasi soal hotel masih menerima tamu. Mashuri langsung menggingatkan, jika kontrak hotel berlangsung 3 bulan.

“Itu sudah kita kontrak 3 bulan sama kamar,” katanya.

Pemkab Merangin sudah mengontrak Hotel Permata selama 90 hari, namun bisa terpakai 80 hari. Sedangkan 10 hari untuk pihak hotel menstrelisasi.

Pemkab menggelontorkan duit sekitar Rp 1,2 Milyar untuk Isoter. Dari angka tersebut, Rp 700 juta untuk kontrak hotel.

Jika terbukti menerima tamu, bupati dengan tegas mengancam evaluasi kontrak.

“Kalau terbukti, kita evaluasi kontraknya lagi. Tentu kita akan mengklaim. Ya nanti kita evaluasi. Terbukti ngak,” tegas Bupati.

Masih penyampaian Mashuri, bahwa MoU dengan hotel sudah jelas.

“Artinya sudah menyimpang. Penyimpangan itu, tentu pemerintah yang di rugikan. Pemerintah bisa menindaklanjuti,” katanya.

Sebelumnya, warga dari Jambi memilih menginap di Merangin sebelum melanjutkan perjalanan ke Kerinci. Mereka memilih Hotel Permata, dari aplikasi penginapan.

Ternyata, hotel tersebut menjadi Rumah Isoter pasien Covid-19. Oleh petugas, mereka di arahkan ke Hotel Cantika.

Namun sayangnya, ternyata mereka harus bayar lagi setelah sebelumnya memesan kamar Rp 124,002 di Hotel Permata.

Lihat juga video  : Saling Lempar Gas Air Mata, Demo di Jambi Ricuh

“Kami pikir, itu tempat pengganti hotel. Tapi ternyata, masih harus bayar lagi,” keluhnya.

Ia berharap, kejadian ini harus di tindaklanjuti agar tak ada lagi warga yang datang ke Merangin meninggalkan kesan tak baik.  (Red)

Redaksi Dinamika Jambi

Kontak kami di 0822 9722 2033