JAMBI – Inpeksi Mendadak (Sidak) oleh Gubernur Jambi, Zumi Zola pagi ini di sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang mana mendapati sejumlah tenaga Aparatur Sipil Negara (ASN) yang masih menambah waktu libur, menarik perhatian publik.
Dalam Sidak tersebut Pemerintah Provinsi (Pemrov) Jambi akan memberikan sanksi tegas atas pelanggaran yang dilakukan ASN itu.
Menanggapi hal tersebut, Ketua DPRD Provinsi Jambi Cornelis Buston Senin (3/7) mengatakan kepada dinamikajambi.com dirinya sangat kecewa atas prilaku ASN yang tidak mentaati aturan yang telah ditetapkan, dirasakannya waktu libur yang diberikan oleh pemerintah dalam menghadapi lebaran Idul Fitri itu merupakan waktu yang cukup lama.
“Sepuluh hari itu sudah cukup lama, harusnya menjelang waktu libur mereka udah mempersiapkan diri untuk aktivitas bekerja. Dan tidak ada lagi alasan sakit atau masih dalam perjalan pulang dari mudik,” tegasnya.
Lanjut Cornelis, dirinya sangat mendukung tindakan tegas yang dilakukan oleh Gubernur, pasalnya semua yang dilakukan guna mewujudkan program Jambi Tuntas.
Ketika disinggung permintaan pengembangan pelayanan penyakit Tuber Colosi (TBC) yang disampaikan Gubernur Jambi kepada pihak RSUD Raden Mattaher saat melakukan sidak, dirinya akan mendukung atas usulan itu, dan DPR akan mencoba menganggarkan.
Hal itu dilakukan guna mengantisipasi penularan, karena penyakit tersebut dinilai cukup berbahaya, dan berdampak cukup parah bagi penderitanya.
“Penularan penyakit tersebut bisa melalui udara, dan kasihan kalau sampai tertular kepada anak-anak,” ujarnya.(one)
