Kasus Covid-19 Melonjak di Tanjabbar, Ini Langkah Bupati

TANJABBAR – Kasus Pasien Covid-19 di Kabupaten Tanjabbar saat ini semakin mengkhawatirkan, setidaknya. Sejumlah kebijakan pun diambil mengantisipasi penyebaran virus.

Hingga hari ini tercatat ada 71 kasus pasien terkonfirmasi di Kasus Positif Covid 19 asal Tanjabbar. Adapun jumlah pasien sebanyak 42 orang yang masih dalam perawatan.

Menyikapi hal ini satuan gugus tugas penanggulangan dan pencegahan Covid-19 Pemkab Tanjabbar, menggelar rapat yang langsung dipimpin ketua satgas Bupati Safrial, Ms.

Dalam rapat tersebut, Bupati berharap tim gugus tugas segera mengambil langkah-langkah untuk antisipasi agar penyebaran covid 19 tidak semakin meluas.

Ia meminta pendirian pos pengawasan dan penegakan protokol kesehatan di terminal pembengis, Pelabuhan Roro dan Lasdap diaktifkan kembali. Karena pos pos yang ada dapat menjadi salah satu alternatif pencegahan penyebaran covid 19 di wilayah Tanjabbar.

” Selain itu, perlu juga dilakukan penyiapan sarana prasarana ruang isolasi di gedung BLK, lembaga adat dan rumah sakit Surya Khairudin sebagai langkah antisipasi,” ujarnya.

Penutupan Tempat Wisata

Selain itu, tempat wisata yang selama ini menjadi pusat keramaian, diminta untuk ditutup kembali.

” Dilakukan patroli dan berlakukan jam malam dengan himbauan kepada masyarakat. Serta menutup tempat keramaian seperti WFC dan Alun-Alun yang berpotensi terjadinya penularan covid 19.” ungkapnya.

Baca Juga : Viral, Diduga Ditinggal Sang Ibu di SPBU, Anak Ini Diangkat Anak Oleh Kapolres

Ia menyebutkan bahwa, jika SK Bupati terkait pembentukan Satuan Tugas Covid akan selesai dalam waktu dekat. Termasuk Peraturan Bupati terkait pelaksanaan Peraturan Daerah Nomor 4 Tahun 2020 tentang penerapan dan penegakan protokol kesehatan di masyarakat.

” Besok, SK Bupati terkait pembentukan Satgas Covid sudah selesai, termasuk perbup pelaksanaan Perda no 4 tahun 2020 tentang penerapan dan penegakan protokol kesehatan,” terangnya.

Lihat Video : Di Paripurna, Gubernur Sampaikan Pendapatan Turun, Dampak Covid-19

Sementara Bupati juga berharap jasa petugas medis sebagai garda terdepan dalam penanggulangan kasus covid-19 di Tanjabbar, dapat dibayarkan sesuai dengan ketentuan dan peraturan yang ada.

” Kita ingatkan juga agar gugus tugas menyiapkan peti mati sebagai langkah antisipasi jika ada pasien covid 19 yang meninggal. Hal ini mengingat peti mati yang disediakan telah terpakai habis,” pungkasnya. (Hry)

Redaksi Dinamika Jambi

Kontak kami di 0822 9722 2033