Karet Kotor Penyebab Harga Murah, Gubernur Atur Tata Niaga Lewat Perda

JAMBI – Gubernur Jambi, Zumi Zola mengatakan salah satu penyebab rendahnya harga karet lantaran kualitas produksi karet yang rendah. Karet kotor, bilangnya menjadi penyebab harga murah.

Katanya, hasil komoditas unggulan Provinsi Jambi itu bercampur batu dan tanah sehingga nilai jual menjadi rendah. Untuk itu, Pemerintah Provinsi bakal mengatur tata niaga karet untuk meningkatkan kualitas dan harga jual karet.

Hal ini disampaikan Gubernur kepada sejumlah awak media dalam konfrensi pers di Kantor Gubernur Jambi, Senin (18/4) siang. Kata Gubernur, selain kualitas hasil perkebunan petani yang rendah, ada pula pihak-pihak lain yang justru memanfaatkan hal ini untuk kepentingannya

“Akan lebih tinggi kalau kualitasnya lebih tinggi. Pada umumnya saat ini karet kan kotor. Cobalah cek, ada batunya, ada tanahnya. Siapa yang mau beli? siapa yang mau beli dengan harga mahal? Ada pihak-pihak yang memanfaatkan ini untuk mengambil keuntungan,” bilangnya.

Baca Juga : Ketergantungan Sawit Jokowi dan Masa Kelam Petani Karet Jambi

Baca Juga : Tahun Ini, Uji Coba Aspal Karet Akan Dilakukan Depan UIN Jambi 

Untuk itu, Gubernur meminta masyarakat meningkatkan kualitas hasil perkebunan unggulan Bumi Sepucuk Jambi Sembilan Lurah itu. Gubernur juga mengatakan pemerintahannya bakal membuat Perda terkait penjualan karet.

“Nanti kita arahkan Perdanya seperti ini, karet yang dijual, karet yang akan dibeli kondisinya harus bersih. Dengan demikian, kalau dijual keluar harganya juga lebih bagus.” katanya lagi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page