Kaki dan Tangannya Diikat, Gadis 16 Tahun Ini Dilempar Hidup-Hidup

LAMPUNG – Nasib malang tak dapat di Gadis 16 tahun ini, dalam keadaan kaki dan tangannya diikat, dia dilempar hidup-hidup ke sungai hingga tewas.

Mirisnya lagi, gadis 16 tahun yang dilempar hidup-hidup ke sungai tersebut, adalah pacarnya sendiri yang dibantu rekannya.

Baca juga : Fachrori Harap Tenis Beri Kontribusi Untuk Jambi

Tak ayal, kejadian ini buat heboh masyarakat setempat.

Sebelumnya diketahui, korban yang bernama Dwi Ana (16) tewas dengan cara tragis.

Bagaimana tidak, ia tenggelam setelah tangan dan kaki diikat, lalu dilempar ke Sungai Ledeng di Kabupaten Pesawaran, Lampung.

Awalnya

Awalnya, warga Desa Rejo Agung, Kecamatan Tegineneng Pesawaran, menemukan sesosok jasad perempuan di Sungai Ledeng.

Diketahui perempuan tersebut adalah Dwi Ana.

“Pelaku dua orang. Nama pacarnya Wahid (18), satu pelaku lagi Candra (18),” kata Kapolres, Sabtu (29/8/2020).

Jasad Dwi Ana ditemukan warga yang sedang memancing, pada Jumat (21/8) sekitar pukul 17.00 WIB.

Setelah menemukan korban, warga langsung melaporkan ke Polsek Tegineneng. Sehingga Polisi dengan segera melakukan penyelidikan.

Ditangkap Polisi

Selanjutnya, kedua pelaku akhirnya ditangkap oleh polisi, di dua tempat berbeda, pada Minggu (23/8).

Dihadapan polisi, mereka mengaku melempar korban ke sungai. Saat itu ia dalam kondisi hidup-hidup, setelah mengikat tangan dan kakinya.

“Tenggelam. Korban sempat berusaha ke pinggir, lalu didorong ke tengah lagi oleh pelaku,” ujar Kasubbag Humas Polres.

Oleh karena itu, kedua pelaku disangkakan Pasal 340 KUHP, tentang pembunuhan berencana. Mereka terancam hukuman mati.

SumberDetik.com

Redaksi Dinamika Jambi

Kontak kami di 0822 9722 2033