BATANGHARI – Sopir mobil ambulance rumah sakit umum maupun puskesmas dalam Kabupaten Batanghari, mengeluhkan kerusakan jalan. Akibatnya, waktu tempuh molor dan bisa dibayangkan kondisi darurat yang dihadapi sopir.
Afrinta Jaya, salah seorang sopir mobil ambulan pada RS Hamba Muara Bulian, pada Dinamikajambi.com di Rumah Sakit Umum (RSU) Hamba Muara Bulian mengatakan, kerusakan jalan negara maupun jalan provinsi ini sangat menghambat kelancaran laju perjalanan mobil ambulan yang membawa pasien dari Puskesmas menuju RS Hamba Muara Bulian.
Demikian juga dari RSU Hamba Muara Bulian menuju RS Umum Provinsi Jambi.
Afrinta juga menegaskan, pasien gawat darurat harus ditangani dengan cepat karena untuk menyelamatkan nyawa pasien.
Jika kerusakan jalan ini dibiarkan, pasien gawat darurat bisa meninggal dunia dalam perjalanan, dikarenakan waktu tempuh yang lama akibat kerusakan jalan ini.
“Biasanya sebelum jalan ini rusak, ke Jambi dapat ditempuh dalam waktu 1 jam. Namun, saat ini waktu tempuh bisa mencapai 2 jam setengah,” ungkap Afrinta pekan ini.
Berita Terkait : 1000 Lubang Jalan Tembesi-Jambi, Evi Suherman : Pemerintah Jangan Sibuk OTT
Afrinta berharap, Pemerintah Provinsi Jambi dapat memperbaiki jalan yang rusak ini secepatnya, dan jangan menunggu anggaran turun. Karena jika menunggu anggaran turun, kerusakan jalan ini akan bertambah parah.
Pantauan Dinamikajambi.com di lapangan, jalan ini sudah sering diperbaiki, namun di beberapa titik terlihat berlobang. Kerusakan semakin parah, baik jalan negara maupun jalan provinsi yang ada dalam Kabupaten Batanghari di musim hujan ini.(Ali Kucir)
