BERITA MERANGIN – Baru-baru ini jeritan masyarakat di Merangin, karena jalan desanya lumpuh total akibat longsor tengah heboh di Media Sosial. Sejak tadi malam akses Desa Muara Pangi tak dapat di lewati warga, Pemerintah di minta cepat tanggap.
Hal ini terlihat dalam sebuah unggahan Foto akun Facebook @Ardiansyah di grub KABAR MERNAGIN, Sabtu (10/07/2021).
Baca juga : Gubernur Jambi Gagas Kawasan Ekonomi Sentusa, Fraksi PKB: Ingin Interupsi, Tapi Waktu
Sebagaimana di ketahui, di saat musim hujan tiba, beberapa daerah di Kabupaten Merangin memang kerap menjadi rawan longsor. Bahkan, tidak sedikit dampak dari peristiwa alam ini, membuat akses jalan terputus.
Namun, hingga sejauh ini belum ada upaya yang tampak dari pemerintah Kabupaten Merangin, untuk menanggulangi hal tersebut.
Buktinya, di tahun 2019 lalu jeritan masyarakat merangin soal akses jalan di pedesaan ini pun menyeruak, lewat suara seorang Pemuda bernama Peri.
Pria yang pernah mengomandoi Himpunan Mahasiswa Pelajar Merangin (HMPM) itu mengatakan, bahwa keluhan tersebut bukan cuma suara hati pribadinya saja. Akan tetapi juga masyarakat ikut mengeluh.
Bilangnya, kala itu Pemerintah hanya sibuk membangun taman dan fasilitas umum yang di nilai kurang bermanfaat saja. Namun, persoalan jalan di pedesaan terkesan di abaikan.
“Contohnya saja Jam gento dan taman lain. Itu kurang begitu bermanfaat. Banyak lagi jalan di pedesaan yang di katakan sangat di keluhkan warga, yang perlu di perbaiki. Sebut saja di wilayah Jangkat Timur, belum lagi di daerah Tabir dan Pamenang.” Kata Peri pada Dinamikajambi.com, Sabtu (05/10/2019) lalu.
Jalan Tertimbun Longsor
Masih soal jalan, lagi-lagi masyarakat di Merangin mengeluh. Di mana, akibat longsor, akses lalu lalang di jalan desa nya terputus.
“Lonsor yg menutupi jalan kluar masuk desa muara pangi, kecamatan lembah masurai. Kami masrakat desa muara pangi mohon bantuan nya Kepada pemerintah kabupaten Merangin, demi berjalan nya Aktivitas masrakat desa muara pangi. Hingga skrang akses jalan masih dtertutup tidak bisa di lewati, baik roda dua maupun roda 4. Semoga pemerintah kabupaten Merangin, ada rasa kepedulian terhadap jalan kami yg tidak bisa di lewati skrng.” tulis akun @Ardiansyah di grup FB KABAR MERANGIN sekitar 2 jam yang lalu di posting.
Tak ayal, harapan rasa empati pemerintah pun sangat di minta oleh warga, untuk menangani persoalan jalan tersebut.
Sementara itu, melihat unggahan tersebut tidak sedikit warganet yang memberikan komentar.
Komentar Warganet
Salah satunya, akun Facebook yang satu ini. Ia meminta agar tidak terlalu berharap dengan pemerintah. Karena, jeritan masyarakat di pelosok jarang terdengar oleh pemerintah.
“Jagan nak terlampau ngarap samo pemerintah… Ayok ajak tetangga kirikanan gotong royong selese tu,” tulis akun @Qhetyng Aljufry.
“Aduh pliis jgn di bully kami butuh di pedulyy,” tulis akun @RiPrawiraArya.
Di samping itu, ada juga yang berkomentar bahwa dengan di terapkannya Al Haris sebagai Gubernur, keluhan masyarakat biaa di dengar.
“Tenang bentar lg diperbaiki & udh jadi Gubernur jugo tu,” tulis akun @Andry Firnandes Asrizal.
Lihat juga video : Saling Lempar Gas Air Mata, Demo di Jambi Ricuh
“Kpd Yth. Bapak Bupati merangin, Bapak ketua dprd merangin Bapak kepala PU merangin,Bapak Gubernur jambi yang baru. Kami mintak tolong kpd bapak2 yg terhormat tolong perhatikan penderitaan kami, yg kami lewati setiap hari Jalan masih kuning mana rawan lonsor.🙏🙏🙏 sekali lagi tolong kami pak.” tulis akun Fb @Arpi.
“Semoga pihak pemerintah cepat menindak lanjuti, jln akses masuk/keluar desa muara pangi,” sambung akun @Mas Rosyit di Kolom komentarnya.
Hingga saat ini belum di ketahui pasti bagaimana kondisi jalan tertimbun longsor tersebut, apakah sudah ada dari pihak pemerintah yang turun atau tidak. Hal ini karena belum ada pihak terkait yang bisa memberikan keterangan lebih lanjut. (Red)
