BERITA JAMBI – Baru-baru ini kabarnya jembatan Batanghari atau Aurduri 1, akan direhab. Buka tutup jalan pun bakal di berlakukan, Jum’at (27/11/2020).
Hal ini di sampaikan Kepala Satker Pelaksanaan Jalan Nasional Wilayah I Andre Sahattua Sirait, melalui PPK 1.3 BPJN VI Jambi, Tirta.
Sebelumnya di ketahui, kondisi jembatan Batanghari 1 ini memang sudah sangat mengkhawatirkan. Di mana, selain goyang juga ruas jalan banyak yang berlobang. Apalagi, pada bagian pembatasnya.
Baca juga : Jembatan Aur Duri I Berpotensi Ambruk, Dewan Provinsi akan Panggil BPJN
Untuk itu, BPJN VI Jambi pun kabarnya akan melakukan pergantian Elastomeric Bearing, atau bantalan karet jembatan Batanghari 1 Kota Jambi.
Itu artinya, jembatan Batanghari 1 ini bakal direhab, atau perbaikan. Di mana, rehabilitasi ini akan membuat buka tutup lalu lintas di daerah sekitar. Khususnya di kawasan lokasi jembatan di kelurahan Penyengat Rendah, dan Teluk Kenali itu.
Selain itu, buka tutup arus lalu lintas ini juga di jadwalkan pada 26 November, hingga 05 Desember 2020 nanti. Paling lama, jalan akan di tutup selama 45 menit, setiap pergantian bantalan karet jembatan tersebut.
Kemudian, untuk waktu pengerjaan jalan pun akan di lakukan saat dini hari. Mulai dari pukul 01.00 wib, hingga 05.00 wib, guna mengantisipasi lalu lintas agar tidak macet panjang.
“Perbaikannya di lakukan pada dasar jembatan. Setiap segmen akan di naikkan satu Centimeter, untuk di pasangkan Elastomer baru,” terang Tirta, seperti di lansir dari Jambiupdate.co.
Sementara itu, pada saat pekerjaan jembatan tersebut, tentunya akan terlebih dahulu menyediakan dan memasang segala perlengkapan hingga atribut keselamatan.
BPJN VI Jambi Melakukan Sosialisasi
Tak hanya itu saja, guna melengkapi persiapan proses rehabilitasi jembatan, pihak BPJN VI Jambi juga melakukan sosialisasi terlebih dahulu dengan pihak terkait. Seperti Dinas Perhubungan, Dinas PUPR Provinsi Jambi, Pemkot Jambi dan Pemkab Muaro Jambi.
Sosialisasi ini, tak lupa juga di sampaikan pada aparat kepolisian setempat. Serta pihak kecamatan dan kelurahan.
Untuk itu, selama pekerjaan jembatan tersebut berlangsung, pihaknya menyampaikan permintaan kepada masyarakat yang mungkin arus lalulintas nya terganggu.
“Kami juga menyampaikan permohonan maaf, atas ketidaknyamanan pengguna jalan yang melintasi jembatan tersebut,” ungkapnya.
Kemudian, bilang Tirta perbaikan jembatan sepanjang 508 meter ini, merupakan bagian dari pekerjaan Multiyears dengan nilai anggaran Rp. 19 Miliar.
Di jelaskan, bahwa sebelumnya untuk pekerjaan ini, pada tahun 2020 di alokasikan anggaran Rp. 2,5 Miliar.
“Untuk cover flat di kerjakan pada bagian P1, dan P8. Sementara bagian yang masih di kerjakan ada di bagian P2 hingga P7. Nanti juga akan di lakukan pecing lantai dan pengaspalan,” tandasnya. (Red)
