BERITA JAMBI – Jalan Tol Trans Sumatera Jambi dinilai belum menunjukkan progres yang berarti, Ketua Komisi III DPRD Provinsi Jambi. Wartono Triyan Kusumo sebut Gubernur harus gerilya pada Pemerintah Pusat.
Sebagai Informasi, proses pembangunan jalan tol Trans Sumatera Jambi, masih dalam tahap pembesan lahan. Alhasil, Wartono menuturkan pihaknya beberapa waktu lalu telah mempertanyakan soal perkembangan jalan tol Jambi, pada pemerintah pusat.
“Waktu itu kita ada konsultasi, memang belum ada progres. Sementara, ini sangat di butuhkan oleh masyarakat banyak,” ungkapnya, Kamis (02/06/2022) lalu.
Gubernur Jambi mesti mendesak Pemerintah Pusat, untuk segera menggelontorkan anggaran APBN. Sehingga, proses pembebasan lahan segera rampung, dan konstruksi jalan tol dapat di mulai.
Baca Juga : Gubernur Jambi Resmi Lantik 3 Pj Bupati
“Kami dari Komisi III berharap, Gubernur terus mendesak progres jalan tol ini. Sehingga, program dari pusat, bisa terealisasi di Jambi, dan masyarakat bisa menikmatinya,” tegasnya.
Ia menyayangkan, dari seluruh provinsi yang ada di Pulau Sumatera, Jambi sendiri tertinggal dalam hal pembangunan jalan tol.
“Pak Gubernur harus gerilya di Pusat, harus piawai dong.” tutupnya.
Dari informasi yang mendapatkan, Provinsi Jambi memiliki panjang 232 kilometer yang terbagi dalam dua ruas jalan, yakni Betung-Jambi 33,96 kilometer dan Jambi-Rengat 198 kilometer.
Untuk Jalan Tol Betung-Jambi, melewati dua Kecamatan di Kabupaten Muaro Jambi, yakni Kecamatan Mestong, tepatnya di Desa Sungai Landai dan Desa Muaro Sebapo. Kemudian, di Kecamatan Jambi Luar Kota tepatnya di Desa Pematang Gajah, Sungai Bertam dan Kelurahan Pijoan.
(Rpa)
