BERITA JAMBI – Hari Raya Idul Adha 1443 Hijriah jatuh pada Minggu, 10 Juli 2022 besok. Soal Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) beberapa waktu lalu sempat ramai, Anggota Dewan DPRD Provinsi Jambi Khafid Moein himbau warga tak perlu cemas.
Seperti diketahui, belum lama ini PMK menyerang ratusan hewan ternak di Jambi. Tak berselang lama, Pemerintah Provinsi Jambi bentuk Tim Percepatan Penanganan PMK, yang diketuai oleh Sekretaris Daerah, Sudirman.
Guna memastikan kesehatan Hewan Qurban pada Hari Raya Idul Adha, Pemprov juga telah melakukan percepatan vaksinasi, dan uji klinis kandang.
Atas hal itu, Khafid Moein menuturkan, warga tak perlu cemas saat proses penyembelihan hewan Qurban. Pasalnya, sebelum pendistribusian, Hewan Qurban telah melalui proses pemeriksaan kesehatan.
Karena itu dewan himbau warga tak cemas soal PMK pada hewan kurban Idul Adha 2022 tersebut.
“Tidak perlu cemas, karena saya melihat di Merangin khususnya, Dinas Peternakan sudah keliling ke tiap Masjid. Jadi, sebelum disembelih, hewan Qurban sudah dicek kesehatannya, baik itu kuku dan giginya,” ungkapnya, Sabtu (09/07/2022), melalui telepon seluler.
Maknai Idul Adha
Di samping itu, Wakil Bupati Merangin periode 2013-2018 ini mengajak seluruh masyarakat, untuk memaknai prosesi Qurban.
Melalui Idul Adha, bilangnya, dapat mewarisi teladan dari Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail, yang setia menjalankan perintah dari Allah SWT.
Idul Adha identik dengan penyembelihan hewan Qurban. Maka, melalui Qurban mesti menjadi sarana bersilaturahmi antar sesama.
“Meningkatkan silaturahmi kita, selaku umat manusia. Melalui pembagian daging Qurban, menjadi silaturahmi antar tetangga dan pengurus Masjid,” jelasnya.
Baca Juga : Al Haris : Vaksinasi Atasi PMK
Tak hanya itu, Idul Adha juga membawa keberkahan bagi fakir miskin. Menjadi wadah pemersatu bangsa, semua golongan sama di mata Qurban.
“Tak terkecuali bagi fakir miskin, harus ikut merasakan kebahagiaan Idul Adha. Membawa daging Qurban kerumah masing-masing.” tutupnya.
(Rpa)
