Hina Polisi, Warga Kerinci Diciduk, Terancam Kurungan 4 Tahun

KERINCI – Polres Kerinci ungkap pelaku penyebaran ujaran kebencian atau hate speech yang menghina institusi Polri yang dilakukan oleh Irawan Nasri. Hina polisi, warga Desa Lempur Tengah Kecamatan Gunung Raya, Kabupaten Kerinci, pada status akun media sosial Facebook miliknya diciduk polisi dan terancam kurungan 4 tahun.

Irawan berhasil diamankan oleh Satreskrim Unit Tipiter Polres Kerinci pada, Minggu, (26/5/19) sekitar pukul 18.00 Wib.

Di akun facebooknya itu, Irawan menuliskan:

“POLISI JADI AN***G – AN***G NYA PEMERINTAH/KARNA TERBIASA MENJILAT TETAP MENJILAT”

Kapolres Kerinci AKBP Dwi Mulyanto, mengungkapkan penangkapan ini. Dari keterangan pelaku, ujaran hina polisi hal ini dilakukannya karena ikut-ikutan sebaran berita hoax yang beredar di sejumlah media sosial

“Pelaku sudah berhasil kita amankan, dari keterangan pelaku dikatakan hal tersebut dilakukannya karena ikut-ikutan tren sebaran berita hoax yang beredar di sejumlah media sosial,” ungkap Kapolres, Rabu (29/5/19).

Selain itu polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti berupa, link akun faceebook atas nama Irwan Nasri Wawan, screenshot postingan akun facebook dan handphone pribadi milik pelaku.

“Beberapa barang bukti sudah kita amankan, itu berupa, link akun facebook atas nama Irwan Nasri Wawan, screenshot postingan akun faceebook Irwan Nasri Wawan dan handphone pribadi miliknya,” kata Kapolres.

Baca Juga : Istrinya Pingsan, Seorang Polisi Polisikan Polisi ?

Baca Juga : Dugaan Penghinaan, Walikota Dipolisikan Wartawan

“Atas perbuatannya ini, Pelaku Irwan dikenakan Pasal 27 ayat (3) UU RI No. 11 tahun 2018 tentang ITE Jo Pasal 45 ayat (3) UU RI No. 19 tahun 2016 tentang perubahan UU RI No. 11 tentang ITE,” tutup Kapolres.

Dengan demikian, akibat ulahnya itu, Irwan terancam kurungan 4 tahun penjara sebagaimana tertulis dalam Pasal 45 ayat (3) UU RI Nomor 19 Tahun 2016. (Jul)

redaksi

Kontak kami di 0822 9722 2033 Email : Erwinpemburu48@gmail.com Ikuti Kami di Facebook, Instagram dan YouTube