TANJABBAR – Warga di Kelurahan Tungkal Harapan, Kecamatan Tungkal Ilir, Kabupaten Tanjung Jabung Barat, dihebohkan dengan kejadian seorang pria tewas gantung diri.
Pria bernama Fauzi(35) diketahui mengakhiri hidup dengan cara gantung diri.
Baca juga : Beredar, Fasha Ikut Uji Swab Bakal Kandidat Gubernur Jambi
Kejadian tersebut, terjadi di rumahnya pada Rabu siang (2/9), sekira pukul 13.30 wib.
Penemuan pria di Tanjabbar yang tewas gantung diri ini, membuat sejumlah warga kaget. Karena mereka tidak menyangka, Fauzi akan mengakhiri hidupnya dengan cara yang begitu sadis.
Atas kejadian ini, sejumlah warga pun berdatangan ke rumah korban.
Sebelumnya diketahui, Fauzi mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri, yakni menggunakan kain sarung.
Kata Ibunya
Kemudian, dari informasi yang diterima, korban baru diketahui gantung diri dari ibunya.
“Tau nya pas mau buka pintu, saya buka kelambu tidak ada. Kemudian kek ada yang nyenggol. Ternyata kaki, saya lihat lagi ke atas ternyata anak saya tegantung. Langsung lah saya teriak ke tetangga,” ujar Mastura Ibu korban.
Ibu korban juga mengakui, bahwa sebelumnya tidak ada tanda-tanda keanehan, yang diperbuat korban, hingga akhirnya meninggal dengan cara seperti itu.
Pun demikian, diakui oleh ibunya bahwa korban sempat melamun, dan mengaku pusing pada dirinya sebelum kejadian tersebut.
“Tidak ada tingkah aneh-anehnya, dia duduk saja tadi itu. Saya tawari makan, rokok dia bilang tidak. Tidak ada tanda-tanda aneh,” ungkapnya.
Selain itu, katanga Fauzi tersebut baru balik kampung (Tungkal), sekitar dua bulan lalu dari Batam.
Kata dia, anaknya tersebut sudah satu tahun ikut dengan kakaknya ke Batam.
“Dua bulanan lah dia baru pulang dari Batam. Pas di batam itu dia ikut kakaknya, di rumah lah gak ada kerja. Cuma bantu-bantu di rumah kakaknya,” Kata Mastura.
Fauzi diketahui merupakan anak keempat dari enam bersaudara.
Keterangan Tetangga Korban
Sementara itu, dari tetangga pun juga merasa terkejut, karena pada Selasa malam (1/9) korban masih sempat berbicara dengan warga sekitar.
Lihat juga video : Klik Disini
Bahkan korban selama pulang dari Batam, juga sering sholat berjamaah di mesjid.
“Tidak nyangka kita, karena memang tadi malam juga masih negur. Baik anaknya, sering lah kumpul-kumpul. Rajin sholat jamaah juga di mesjid ini,” tutur Tantawi tetangga korban. (hry)
