BERITA BISNIS – Produk olahan warga seberang, Sambal Mak Kocai di Jambi, kini sudah menembus pasar di Pulau Jawa. Bahkan, telah di pasarkan di Pulau Kalimantan, hingga di kawasan Timur Indonesia.
Tentu hal ini, menjadi kebanggan tersendiri bagi masyarakat Jambi. Dengan memadukan cita rasa khas negeri melayu, produk milik warga seberang ini telah meluas, ke beberapa kota di luar Pulau Sumatera.
Selain dengan cita rasa rumahan, sambal ‘Mak kocai’ ini juga di buat secara handmade atau buatan tangan. Dan merupakan produk khas Jambi, yang di oleh orang pribumi asli.
Seperti nama dari sambal ini sendiri, kata ‘Kocai’ tentu tidak asing lagi bagi kita. Dan kalimat tersebut, juga sudah identik dengan Provinsi Jambi.
Tidak Menggunakan Bahan Pengawet
Bukan cuma itu saja, produk rumahan ini juga tidak menggunakan bahan pengawet. Serta, memakai bahan-bahan yang berkualitas.
Baca Juga : Sempat Naik 3 Minggu Berturut-Turut, Harga Sawit Turun Pekan Ini
Hal ini di seperti yang di sampaikan Videl, selaku pemilik usaha ruamah samabl Mak Kocai ini saat di temui Dinamikajambi.com, Jum’at (22/01/2021).
“Kita gak menggunakan bahan pengawet. Dan juga kalau untuk bahannya, kita memilih bahan-bahan yang berkualitas,” katanya.

Di buat menggunakan bahan-bahan yang berkualitas, proses pembuatan sambal ini juga di lakukan secara tradisional. Yang di olah, melalui tahapan yang cukup lama dan Higenis. Sehingga aman untuk di konsumsi, oleh konsumen.
“Untuk proses pemasakannya, kita melakukan 2 kali masak. Sebelum di giling, cabe tersebut akan di goreng terlebih dahulu. Begitu pun sesudahnya,” jelasnya.
Tak ayal, di buat dan di proses secara baik, dengan cita rasa yang cukup menggoyang lidah para penikmatnya, membuat sambal Mak Kocai menembus pasar moderan yang ada di Kota Jambi ini.
Bahkan, bukan cuma bisa di dapat di toko dan mini market saja. Akan tetapi, sudah di pasarkan di seluruh Supermasrket yang ada di Kota Jambi ini.
Lihat Juga : Geger, Seorang Kakek Nekat Setubuhi Gadis Muda Yang Terkena Gangguan Jiwa
“Untuk pemasarannya sendiri, kita telah mencakup mall-mall di Kota Jambi. Seperti, Meranti, dan hampir semua cabang Fresh,” jelasnya.
Sudah Di Pasarkan di Pulau Jawa Hingga Timur Indonesia
Hebatnya, pemasaran produk olahan rumahan ini tidak hanya di Jambi saja. Akan tetapi telah mencakup seluruh Pulau Jawa, Bali, Kalimantan, dan Sumatera. Seperti Provinsi Pekanbaru, Palembang dan Lampung. Bahkan telah sampai ke bagian ujung Timur Indonesia.
Nah, bagi kalian yang ingin menjelejahi cita rasa sambal ini, namun malas untuk keluar rumah karena pandemi. Masyarakat Jambi, juga bisa memesannya secara online.
Karena, selain memasarkan secara offline, usaha yang tergolong UMKM ini juga memasarkan secara online. Yaitu, dengan menggunakan jasa ojek online, dan Marketplace yang ada di media sosial seperti Facebook dan lain-lainnya.
Lalu, berapa harga satu kemasan dari dari sambal Mak Kocai ini ?
Dalam hal ini, wanita yang akrab di sapa Nyak Videl ini menjelaskan, bahwa harga sambal kemasan ini di banderol dengan harga yang bervariasi. Serta, di sesuaikan, dengan varian rasa setiap kemasannya.
“Untuk harga sambal Terasi dan Bawang, itu mulai dari Rp 17 ribu. Kalau rasa Babycumi 22 ribuan, dan Sambal Teri Medan, Rp 20 ribu,” paparnya.
Lihat Video : Bupati dan Kapolres Panen Ikan di Desa Keranggan, Kecamatan Sekernan
Selanjutnya, videl juga mengatakan bahwa produknya ini juga telah memiliki Reseller di beberapa kabupaten di Provinsi Jambi.
Selain untuk berbisnis, tujuan dari pemilik Sambal Mak Kocai ini juga untuk mengangkat kuliner Jambi sendiri.
“Kalau untuk pribadi sendiri, kami membuka usaha ini, bertujuan untuk mengangkat kuliner Provinsi Jambi. Oleh karena itu, dalam pemilihan nama juga kan memiliki ciri khas Jambi,” pungkasnya.
Selain itu, usaha yang di geluti Videl ini, sudah berjalan kurang lebih 1 tahun. Tentunya bukan kaleng-kaleng, karena sambal Mak Kocai ini telah mengantongi izin dari Dinas Kesehatan Provinsi Jambi, dengan nomor PIRT 2111571010001-25. (Adm)
