Hari Pahlawan Nasional, Ivan Wirata: Pemuda Sudahkah Memiliki Semangat Ini?

BERITA JAMBI – Hari Pahlawan Nasional, rutin diperingati pada 10 November. Momentum Hari Pahlawan ini, mendapat pesan dan kesan dari Ivan Wirata, Anggota DPRD Provinsi Jambi, Rabu (10/11/2021). Sebut, sudahkah pemuda memiliki semangat dari para pahlawan?

Rutin diperingati tiap tahunnya, tentu memiliki nilai sejarah yang mendalam dan penuh makna. Betapa tidak, tercatat sederet nama Pahlawan Nasional, hingga kini masih terbesit di benak masyarakat Indonesia.

Misalnya, Jenderal Soedirman, Bung Karno, Bung Hatta hingga pemimpin terdahulu pasca kemerdekaan Indonesia lainnya.

Kali ini, momentum Hari Pahlawan Nasional 2021 mendapat ucapan serta catatan tersendiri, bagi Ivan Wirata Anggota DPRD Provinsi Jambi, yang terkenal dengan gaya berpakaian ‘Casual’ ala-ala milenial tersebut.

Pada Dinamikajambi.com, Ivan menuturkan, semangat revolusioner dari pahlawan terdahulu, wajib diaplikasikan oleh para pemuda saat ini. Sekilas, Ia mengajak kawula muda untuk keluar dari zona nyaman.

“Selamat Hari Pahlawan Nasional, tahun 2021. Mari kita renungkan sejenak, bagaimana spirit pejuang terdahulu. Bertumpah darah, melupakan kepentingan pribadi, berjuang demi kemerdekaan Indonesia. Nah, warisan sejarah itu, tidak boleh luput dari kita,” ungkapnya.

Situasi Berbeda, Semangat Harus Sama

Selanjutnya, Mantan Kadis PU Provinsi Jambi ini menambahkan, dalam benaknya pemuda diharapkan menjadi tonggak pembangunan negeri.

Sebelum mencapai hal itu, Ia berasumsi, ideal atau tidaknya sebuah pembangunan ditentukan oleh kualitas demokrasi. Betapa tidak, dengan proses demokrasi melalui Pemilihan Umum itu, akan menghasilkan pemimpin maupun legislator yang menentukan sebuah kebijakan.

Baca Juga : Hari Pahlawan 2020, Berikut Sejarah Singkat Tragedi 10 November

Atas hal itu, lagi-lagi Ivan Wirata mengajak para pemuda, untuk mengawal proses demokrasi mendatang. Dengan catatan, hal itu mesti di awali dari diri sendiri, hingga meluas menjadi sebuah kelompok.

“Selain menjadi garda terdepan pembangunan negeri ini, juga harus menjadi pelopor demokrasi kita. Misal, getol bersuara stop money politik, menghindarkan betul prilaku korupsi. Kenapa demikian, yang melanjutkan tonggak kepemimpinan negeri ini, adalah pemuda. Artinya, maju atau tidaknya negara ini kedepan, ada di tangan generasi muda saat ini,” tambahnya.

Era Bonus Demografi, Saatnya Bertarung Gagasan

Sementara di ketahui, diperkirakan pada 2035 mendatang, Indonesia akan menghadapi sebuah fenomena bonus demografi. Di mana, jumlah angka usia produktif, akan mendominasi 70 persen dari keseluruhan masyarakat Indonesia.

Itu artinya, secara tidak langsung kompetisi para pemuda akan semakin ketat. Melihat fenomena yang akan datang itu, Ketua Golkar Muaro Jambi ini menuturkan, idealnya pemuda memiliki kemampuan khusus, sesuai potensi masing-masing.

Apalagi, saat ini negara telah memberi peluang dan kesempatan. Contohnya saja, beberapa staf khusus Presiden RI, berasal dari kalangan milenial. Hanya saja, bilangnya, sudahkah pemuda memberanikan diri, untuk keluar dari ‘zona nyaman’.

“Berjuang dengan potensi, dan bidang masing-masing. Misal, dia yang berpotensi di bidang teknologi, teruslah berinovasi. Kemudian, yang mumpuni di bidang akademisi, terus berdayakan. Bagi dia yang menggeluti wirausaha, lebih baik lagi. Sehingga, mampu berkontribusi bagi pembangunan. Nah, dari situlah nanti, muncul peluang-peluang,” bebernya.

Bak mencubit, namun terselip sebuah motivasi. Sosok dewan yang terkenal dengan YouTuber ini, memberikan sebuah penggalan kalimat.

“Eranya sudah beda pak, semangatnya harus sama dengan pahlawan terdahulu. Tidur dan malas-malasan di rumah, memang enak. Tapi, sukses itu soal siapa yang berani keluar dari zona nyaman.” tutupnya.

(Ren)

redaksi

Kontak kami di 0822 9722 2033 Email : Erwinpemburu48@gmail.com Ikuti Kami di Facebook, Instagram dan YouTube