Hapus Video Haikal, #BoikotJNE Trending, Berikut Tanggapan JNE

VIRAL – Seruan boikot pada perusahaan pengiriman ekspres, JNE viral. Video ucapan pendakwah Haikal Hassan jadi sorotan setelah #BoikotJNE trending di Twitter. PT Tiki Jalur Nugraha Ekakurir (JNE) memberikan tanggapan.

Sebelumnya, pantauan Dinamika Jambi hingga Sabtu pagi (12/12) pukul 10.17 #BoikotJNE telah mencapai 20.600 tweets. Selain itu, ada juga tagar #JNEKadrun.

Peristiwa ini terjadi di tengah HUT JNE yang ke-30, mengusung tema 30 Tahun Bahagia Bersama. Tema ini di sebarluaskan JNE lewat akun Twitter resminya @JNE_ID.

Sejumlah tweets mengaitkan seruan boikot tersebut dengan postingan akun JNE soal ucapan selamat dari salah satu tokoh agama. Pihak JNE pun segera buka suara menanggapi #BoikotJNE

Head of Media Relations JNE Hendrianida Primanti di lansir Detik pun menegaskan 3 hal sebagai respons dari #BoikotJNE, yaitu:

  1. JNE sebagai perusahaan yang didirikan dan dimiliki oleh anak bangsa, diawali dari pemahamannya sejak didirikan 30 tahun silam oleh Founding Father JNE, Bapak H. Soeprapto Soeparno. JNE mempunyai nilai-nilai spiritual seperti kebiasaan Memberi, Menyantuni dan Menyayangi kepada anak yatim, fakir miskin, tuna netra, janda tidak mampu dan kaum dhuafa lainnya.
  2. JNE sebagai perusahaan pengiriman ekspres dan logistik bersifat netral merangkul semua golongan dan tidak memandang latar belakang agama, suku, ras, dan pandangan politik sebagaimana JNE memfasilitasi seluruh kegiatan untuk mendukung 50 ribu karyawan di seluruh nusantara yang juga dari berbagai latar belakang, suku, ras, serta agama.
  3. Video-video yang kami post di social media kami dalam ucapan selamat ulang tahun yang ke 30. JNE menerima ucapan selamat ulang tahun dari pihak manapun dan merupakan sepenuhnya ucapan dari tokoh publik kepada perusahaan kami, sehingga tagline ‘Bahagia Bersama’ dapat bermakna mengantarkan kebahagiaan ke seluruh Indonesia dan memberikan manfaat terhadap bangsa mau pun negara.

“Besar harapan kami penjelasan ini menjadi informasi bermanfaat agar tidak terjadi kesalahpahaman atas hal yang terjadi tersebut,” ujar Hendrianida dalam keterangan tertulis, Jumat (11/12/2020).

Tanggapan JNE

Presiden Direktur JNE Mohammad Feriadi saat di minta komentarnya mengirimkan sebuah gambar kepada detikcom. Intinya dalam gambar tersebut menegaskan JNE tidak memihak pada apapun yang berbau SARA alias suku, agama, ras, dan antargolongan.

“JNE merangkul semua golongan dan tidak memihak pada agama, suku bangsa, ras, dan pandangan politik tertentu,” di kutip dari keterangan gambar yang dikirimkan Bos JNE, (11/12/2020).

Selain itu di sampaikan pula JNE juga terus memberikan layanan yang maksimal kepada masyarakat.

“Kami berkomitmen untuk terus memberikan pelayanan maksimal kepada seluruh masyarakat Indonesia. Terima kasih,” bunyi keterangan dalam gambar tersebut.

#BoikotJNE Trending, Video Haikal Hilang

Sebelumnya, warganet menyoroti ucapan selamat ulang tahun ke-30 kepada JNE oleh pendakwah Haikal Hassan. Video tersebut mendapat reaksi dari warganet.

Warganet ramai-ramai mengatakan akan memboikot perusahaan jasa pengiriman barang tersebut karena di anggap mendukung Haikal Hasan dan Front Pembela Islam (FPI). Saat ini, video tersebut telah di hapus dari akun resmi JNE.

Baca Juga : Sempat Viral, Pelaku Penganiayaan Tukang Bakso di Kota Jambi Berhasil Diringkus

Akun dengan nama Kiko Land dilansir VoI mempertanyakan hilangnya video ucapan selamat ulang tahun ke-30 yang diucapkan Haikal Hassan dari akun resmi JNE.

“CIEEEE… @JNE_ID Menghapus Ucapan dari Ustad Haikal Hassan…….. Cieeeee Takut NGGAK LAKU…….#JNE30Tahun #JNE30Ngadrun,” tuturnya, di kutip VOI, di Jakarta, Jumat, 11 Desember.

Di sisi lain, media sosial juga di ramaikan pertemuan yang di sebut antara PCNU Pekalongan dengan pemilik akun JNE Sorogenon. Pertemuan di Kantor PCNU itu, terkait unggahan akun tersebut.

Redaksi Dinamika Jambi

Kontak kami di 0822 9722 2033

You cannot copy content of this page