JAMBI– Pemerintah Provinsi Jambi menggelar acara halal bihalal unsur pemerintah Kabupaten/Kota bersama dengan Gubernur Jambi, Kamis (13/6/19).
Dalam kesempatan ini Gubernur Jambi, Fachrori Umar menyampaikan atas nama Pemerintah Provins Jambi, mengucapkan Selamat Idul Fitri 1440 H, Tagobballohu minna waminkum shiyaamana wasyiamakum, minal aidin wal faidzin, kullu aamin waantum bikhoir.
Ia mengatakan bahwa semoga dengan in Allah Swt menerima amal ibadah puasa degenap umay muslim dan dan kepada kesucian kita kembali semoga kemenangan, serta selalu berada dalam kebaikan.
“Setiap kali kita melaksanakan Halal bi halal, selalu diiringi dengan ucapan saling maaf memaafkan sesama. Untuk itu, dengan semangat halal bi halal benang yang kusut, luruskan mari kita ini, menghangatkan hubungan yang tadinya membeku, sehingga cair kembali, melepaskan ikatan yang membelenggu, serta menyelesaikan kesulitan.” kata Fachrori.
Sebagaimana yang diketahui, dirinya menjekaskan bahwa dalam ajaran islam, memaafkan kesalahan orang lain merupakan salah satu indikator orang bertaqwa. Hal tersebut seperti yang ditegaskan Allah Swt dalam Al- Qur’an surat Ali Imran ayat 133-134.
Selain itu, disampaikannya juga bahwa aktivitas selama Ramadan yang lalu, selalu mendorong para umat muslim untuk beribadah, tidak saja diakukan secara vertikal kepada sang pencipta, akan tetapi secara horisontal (muamalah).
“Ramadhan penuh dengan pesan etika keshalehan sosial yang tinggi, seperti pengendalian diri, disiplin, kejujuran, kesabaran, dan saling tolong-menolong.” imbuhnya.
Oleh karena itu, dikatakan Gubernur melaksanakan ibadah ramadhan yang baru saja berlalu, melanjutkannya juga membawa implikasi kepada Seluruh Unsur Pemerintah Kabupaten / Kota Se- Provinsi Jambi.
“Sekolah Ramadhan dengan berbagai kegiatan ibadahnya, diharapkan dapat menjadi kawah candra dimuka bagi kita semua dalam meningkatkan kinerja kita. Nilai-nilai dan semangat ketaatan, saling kebersamaan, kedisplinan, setuju dan saling menyayangi, mendorong kita untuk menjalankan tugas semakin baik dan profesional.” tambahnya.
Selanjutnya, Fachrori menerangkan bahwa pada hakekatnya Islam memuliakan orang-orang yang memiliki masalah-masalah, yang berkaitan dengan masalah dengan keumatan, baik yang menyangkut urusan agama maupun urusan keduniawian.
Untuk itu, sebagai pelayan masyarakat, seluruh unsur pemerintah harus menunjukkan kinerja yang optimal dan profesional. Serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
“Menjadi umat atas Hadis yang rahmatan lil’alamin Rasulullah, yang diriwayatkan oleh Bukhari Muslim menyebutkan Sebaik-baik manusia yang bermanfaat bagi manusia.” pungkasnya.
(Nrs)
