Guru SMA Negeri 2 Merangin Resah, Kepsek Dinilai Arogan?

TABIR – Sejatinya Kepala Sekolah (Kepsek) sebagai pimpinan tertinggi di sekolah harus mengayomi para majelis guru dan anak didik. Namun tidak bagi Kepala SMA Negeri 2 Merangin, Ade Saputra, pasalnya majelis guru setempat resah diduga tindakan Kepsek yang dinilai arogan.

Seperti yang diungkapkan salah satu guru yang meminta namanya tidak disebutkan mengatakan, sikap arogan Kepsek dilihat dari sering mengintimidasi guru dan memojokkan guru.

Bahkan jika guru mengkritik kebijakan Kepsek yang dinilai kurang tepat, Kepsek tidak segan-segan membentak dengan nada tinggi. “Kami resah bang, Kepsek terlalu arogan, bahkan di forum rapat pun dia juga sering membentak,” ungkapnya.

Keluhan itu tidak hanya dirasakan oleh para majelis guru, akan tetapi juga dengan siswa setempat. Bahkan dengan gaya bahasa yang tidak pantas juga disampaikan kepada anak didik. “Seharusnya Kepsek mengayomi, bukan malah buat resah,” katanya.

Berita Terkait : Beratap Terpal, Berlantai Tanah, Kelas Darurat di Merangin Ini Viral

Menurutnya, dalam melaksanakan tugas sehari-hari di sekolah, Kepsek sering terlambat dan tidak masuk sekolah, sehingga guru-guru yang ingin menyelesaikan tugas nya ataupun menandatangani surat-menyurat harus pergi kerumahnya.

“Kami takut kalau ingin menyampaikan saran dan kritikan, emosinya tidak terkontrol, bukan mendidik malah membidik,” katanya. Disamping, tranparansi dalam pengelolaan keuangan disekolah juga dipertanyakan oleh guru tersebut.

Seperti dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) ataupun dana pembangunan bantuan dari pemerintah. “Kami tidak tau kalau soal dana, itu langsung ke Kepsek,” ujarnya.

Selain itu lanjutnya, guru-guru juga merasa dirugikan karena sering tidak memperoleh informasi karena jarangnya Kepsek menghadiri kegiatan di Provinsi, salah satunya pertemuan Musyawarah Kelompok Kerja Kepala Sekolah (MKKS).

“Kami berharap arogansi Kepsek bisa terkontrol, seorang pimpinan tegas boleh boleh saja, tapi harus bisa menyelesaikan masalah,” lanjutnya. Sementara, Kepala SMA Negeri 2 Merangin, Ade Saputra saat dihubungi melalui telepon genggamnya tidak dapat dikonfirmasi terkait hal tersebut meskipun dalam keadaan aktif. (myd)

Redaksi Dinamika Jambi

Kontak kami di 0822 9722 2033

You cannot copy content of this page