Gelar Aksi Damai Di Tugu Pers Jambi, Berikut Isi Tuntutannya

JAMBI – Terkait kasus pemukulan terhadap Suci Anisa Wartawan media elektronik Kompas Tv, yang diakukan oleh oknum tin pengamanan Api Obor Asian Games, pada tanggal 4 Agustus 2018 lalu, Puluhan Jurnalis di Jambi menggelar Aksi Damai, dikawasan Tugu Pers, Murni, Kota Jambi. Rabu (8/8/18).

Berikut Isi Tuntutannya :

Atas kasus pemukulan dan tindak penghalangan peliputan yang dilakukan oleh oknum tim pengamanan api obor Asian Game, pada salah seorang jurnalis Tv Jambi, Suci Annisa (28) dari media Kompas Tv di Jambi. Kami Wartawan yang tergabung dalam Aliansi Jurnalis Peduli Jambi, yang merupakan gabungan dari beberapa Organisasi Watawan di Jambi. Yakni IJTI, AJI, FJPI, IWO, PWI, dan AJOI menyatakan;

  1. Mengutuk dan mengecam tindakan kekerasan yang dilakukan oleh Oknum Pengamanan tersebut.
  2. Mendukung dan akan mengawak seoenuhnya proses hukuman atas kasus tersebut, dari awal hingga tuntas sesuai dengan hukum yang berlaku. Berdasarkan amanah UU Pers No. 40 Tahun 1999.
  3. Menolak proses penghentian kasus ini dilakukan diluar persidangan.
  4. Mendesak pihak Kepolisian dan Instansi terkait untuk memperoses, dan mengusut tuntas kasus tersebut.
  5. Mendorong Dewan Pers dan seluruh Organisasi Pers yang ada di Indonesia, untuk ikut serta dalam penanganan kasus ini, secara profesional dan mengedepankan kebebasan Pers sesuai dengan UU Pers No. 40 Tahun 1999.

Sebagai mana yang diceritakan dalam aksi tersebut, kronologi kejadiannya sampai terjadi tindak kekerasan pada Suci, yakni sebagai bebagai berikut:

Saat melakukan peliputan pada kegiatan estapet Api Obor Asian Games di Jambi, Suci mendapat tindakan kekerasan dari Oknum Tim Pengamanan, yang bertitik di Simpang Empat kawasan lampu merah Museum Siginjai, Kecamatan Telanaipura Kota Jambi, pada pukul 14.30 Wib.

Kejadian tersebut bermula saat Suci sedang berupaya mengambil gambar menggunakan kameranya, dengan posisi berada di arah belakang Tim Pengamanan tersebut. Tiba-tiba saja salah seorang Oknum Tim Pengamanan memukul sangat keras bagian perutnya. Telak, pukulan yang sangat keras tersebut, membuat Suci sangat kesakitan. Terlebih, ia baru saja mengalami proses kuret, karena keguguran dan masih dalam pemulihan kondisi kesehatan.

Menurut Suci, saat Api Obor dibawa dan akan diserahkan pada Dandrem 043 Garuda Putih Jambi, Tim Torch Guatd membentuk berikade agar awak media ataupun warga yang ingin mengabadokan moment tidak begitu dekat dengan api. Sempat terjadi pendorongan di lokasi tersebut oleh Tim Torch Guard terhadap Suci, namun dengan perkataan baik dan dorongan yang ringan. Setelah itu, Suci memilih mengambil gambar di lokasi mobil dokumentasi dari Tim Pawai.

Rombongan terus berjalan dan saat Oknum Torch Guard tersebut mekewati Suci, pelaku menyuruhnya minggir, namun dengan pukulan yang keras dan naasnya mengenai perutnya.

Kepada Oknum tersebut, Suci menjelaskan bahwa Ia seorang Jurnalis, dengan menunjukkan seragam Kompas Tv dan ID Card yang dipakainya kepada Oknum tersebut. Namun Oknum ini menjawab dengan nada tinggi, mengatakan tidak peduli siapa Suci. Melihat keributan tersebut, salah satu Tim INNASGOC menarik Oknum tersebut dari lokasi.

Selain itu, kekerasan tersebut juga dialami oleh rekan Jurnalistik lainnya, yakni Aldiano, Fotografer Tribun Jambi dan beberapa lainnya.

Atas tindakan semena-mena tersebut, Sabtu (4/8) siang, Suci didampingi oleh Kompas Tv dan beberapa Organisasi Wartawan di Jambi, melaporkan tindakan terdebut ke Mapolda Jambi.

Puluhan Wartawan ini berharap, Aksi yang dilakukan tersebut, bisa diterima dan mendapatkan dukungan dari eluruh masyarakat Jambi, agar tidak terjadi kekerasan lagi terhadap wartawan lainny, dan persoalan yang menimpa Suci bisa diselesaikan secara hukum, sesuai dengan hukum yang berlaku. (NRS)

Redaksi Dinamika Jambi

Kontak kami di 0822 9722 2033

You cannot copy content of this page