BERITA HUKRIM – Kisah pilu sekaligus menyayat hati terjadi. Pasalnya, wanita ini minta suaminya dihukum mati. Setelah pelaku melakukan aksi keji, yaitu membunuh anak tirinya.
Di ketahui, kejadian pilu tersebut terjadi di Ruang Cakra 4 Pengadilan Negeri (PN) Medan, Rabu (6/1/2021). Selain itu, wanita yang minta suaminya dihukum mati ini, bernama Fathul Zannah.
Sebelumnya di ketahui, pelaku pembunuhan berinisial R, dengan tega membunuh anaknya, IF (10) dan RA (5) lantaran keduanya meminta es krim.
Baca Juga : Gisel Tersandung Video Syur Hingga Viral, Wijin : Gue Tetap Akan Bersamanya
Di lansir dari nesiatimes.com, dalam kapasitasnya sebagai saksi dalam sidang kasus, di hadapan majelis hakim yang di ketuai Morgan Simanjuntak.
Ibu kandung kedua korban ini, mengaku terpukul dan menyesali kelalaiannya mempercayakan sang suami untuk mengasuh kedua korban saat Iabekerja.
“Saya setiap hari kerja, yang jaga anak-anak saya di rumah dia (terdakwa).
“Saya enggak nyangka sampai seperti itu. Ya saya menyesal percaya sama dia untuk jaga anak-anak di rumah,” ungkap Zannah.
Lihat Juga : Viral, Pemilik Kebun Potong Kaki Pencuri Kelapa Sawit di Bangko, Riau
Mendengar pernyataan tersebut, seorang hakim anggota, Mery Dona, kemudian memberi tanggapan bernada kecewa.
Ia menyayangkan prihal inisiatif saksi untuk mencari nafkah. Dan mempercayakan, kedua putra kandungnya kepada terdakwa.
“Kalau melihat wajahmu, kamu cantik, enggak sepadan sama suamimu itu. Apalagi sampai kamu yang bekerja, sedangkan dia (terdakwa) di rumah.”
Mery menyayangkan keputusan Zannah, mempercayakan anak-anaknya kepada suaminya yang sebenarnya berstatus sebagai bapak tiri.
Lihat Lainnya : Jatuhnya Sriwijaya Air SJ 182, Petugas Temukan Serpihan Daging di Lokasi?
Bahkan, Mery dengan kesal menyarankan ia untuk tidak menikah lagi di kemudian hari.
Setelah menyampaikan sejumlah pertanyaan dan tanggapan atas keterangan saksi. Majelis hakim, kemudian memberi kesempatan saksi sebagai ibu kandung korban menyampaikan harapannya untuk mendapatkan keadilan.
Sembari menahan tangis, Zannah pun menyampaikan harapannya agar terdakwa, yang merupakan suaminya sendiri mendapatkan hukuman mati.
