BERITA NASIONAL – Pasangan yang di ketahui masih berstatus mahasiswa ini di buat kaget, di mana mereka yang tengah berduaan di kamar kos, tiba-tiba ada yang ketuk pintu. Saat di buka, ternyata petugas Pol PP. Keduanya pun langsung di gelandang ke kantor untuk di periksa.
Sementara itu, pasangan mahasiswa yang tengah berduaan di kamar ini di duga kumpul kebo oleh petugas.
Di sadur dari Jpnn.com, Satpol PP Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur merazia sejumlah indekos yang di curigai menjadi ajang praktik prostitusi daring selama pandemi COVID-19.
Baca Juga : Akui Benar Dirinya di Video Syur Yang Beredar, Gisel Terancam 12 Tahun Penjara
Operasi yang berlangsung mulai pukul 09.00 WIB itupun menyasar tak kurang dari sembilan lokasi rumah kos.
Sasaran pertama mengarah ke beberapa kos unisex dan kos putri di wilayah Kecamatan Kedungwaru, sebagian lagi di wilayah Kecamatan Tulungagung.
Mahasiswa Berduaan di Kamar Diduga Kumpul Kebo
Hasilnya, operasi yang berlangsung kurang lebih dua jam itu berhasil merazia dua pasangan bukan suami-istri yang di duga kumpul-kebo di dalam kamar kos.
“Mereka yang terjaring razia kami lakukan pemeriksaan dan pembinaan agar ke depan tidak lagi mengulangi perbuatannya,” ujar Kabid Penegakan Perda dan Perbup pada Satpol PP Tulungagung, Artista Nindya Putra atau Genot.
Lihat Lainnya : Viral, Pesan ‘Kakek Sugiono Indonesia’, Sebelum Meninggal Dunia?
Kedua pasangan di amankan di dua lokasi kos berbeda. HWD dan SDS di amankan di sebuah rumah kos di Desa Tunggulsari Kecamatan Kedungwaru.
Rumah kos ini mayoritas di huni oleh mahasiswa. Saat di amankan, SDS dan HWD sempat menolak membuka pintu kamar. Kamar kos bernomor lima ini milik SDS.
SDS berstatus sebagai mahasiswa di salah satu perguruan tinggi di Tulungagung.
Lihat Juga : Viral, Usai Keguguran, Ibu Ini Simpan Janin Bayinya di Kulkas
Baru ketika akan di ambilkan kunci cadangan, SDS mau membuka pintu kamar kosnya.
“Kedua pasangan kemudian di bawa ke kantor untuk di mintai keterangan. Dan selanjutnya membuat surat keterangan untuk tidak mengulangi lagi perbuatannya,” kata Genot.
Terakhir Genot tegaskan akan terus melakukan razia tempat kos, mengingat sebentar lagi jelang tahun baru 2021.
Sumber : Jpnn.com
