BERITA BISNIS – Genjot semangat wirausaha bagi Ibu-ibu. Organsisasi Forum Batak Intelektual Provinsi Jambi, bersama HKBP Syaloom, undang PT Bogasari Jambi, gelar pelatihan proses pembuatan Mie Ayam atau Fresh Noodle.
Bertempat di Gereja Syaloom Jl Penerangan Jambi, tampak puluhan Ibu-ibu antusias mengikuti pelatihan, Jumat (25/06/2021).
Yang mana, menurut Djokas Siburian Direktur PT Bogasari Jambi, pelatihan mie ini sengaja di gelar, mengingat peluang bisnis Mie Ayam sangat terjangkau.
Baca juga : Menurun Sejak Pandemi Covid-19, Bogasari Garap Edukasi Basis IT
“Pelatihannya ringan, bahan mudah di dapat, prosesnya juga bisa di kerjakan sendiri. Artinya supaya termotivasi, bahwa berusaha itu tidak harus bermodal besar, simple,” ungkap Djokas.
Ini Peluangnya di Jambi
Lebih lanjut, Pria yang juga Ketua Forum Batak Intelektual ini menjelaskan, bahwasanya prospek usaha kuliner Mie di Jambi masih sangat terbuka.
Mengapa demikian? Djokas beranggapan usaha Mie di Jambi masih terkesan monoton. Padahal, di beberapa daerah lain, produk Mie telah di jadikan berbagai varian.
Itu artinya, jiwa kreatifitas dan kewirausahaan ibu-ibu perlu di genjot melalui pelatihan tersebut.
“Mie Ayam sudah mulai menggeliat, tapi kan masih terlalu sederhana. Belum diolah, bandingkan dengan Bengkulu, luar biasa. Ada mie ceker, mie tulang, macam-macam deh. Nah, makanya perlu kreatifitas,” tambahnya.
Selanjutnya, Pria yang pernah mengikuti pelatihan kuliner di luar negeri ini menambahkan. Dari satu porsi Mie Ayam, yang biasanya di banderol dengan harga 10 hingga 15 ribu mampu menghasilkan keuntungan diatas 50 persen.
“Prospek di Jambi itu secara market luar biasa, secara inovasi juga masih butuh banget. Hampir 100 persen profitnya, cuman kan jangan terorientasi dengan profit besar. Minimal, menyerap tenaga kerja,” tukasnya sambil tertawa.
Buka Kemitraan
Di samping itu, sebagai Perusahaan yang bergerak di bahan baku makanan, tentunya membuka kemitraan bagi masyarakat.
Pun, tindaklanjut dari pelatihan tersebut, seluruh Peserta yang berniat menangkap peluang usaha itu, bakal tergabung dalam Paguyuban binaan PT Bogasari Jambi.
“Biasanya kita ajak masuk ke Paguyuban. Banyak, ada Paguyuban Roti, Mie dan lain-lain. Nah, disitu nanti mereka bisa belajar bersama, di bimbing Bogasari,” tutupnya.
Lihat juga video : Saling Lempar Gas Air Mata, Demo di Jambi Ricuh
Untuk di ketahui, PT Bogasari Jambi sendiri membuka kemitraan bagi pelaku usaha kuliner. Adapun kemitraan itu berupa pelatihan, hingga menyewakan gerobak jualan dengan tarif 2 ribu per harinya.
Jika berminat, segera datangi Kantor PT Bogasari Jambi yang beralamat di Jalan Pelabuhan Talang Duku RT 12, Kumpeh Ulu. (Tr01)
