PADANG – Pernah ketahuan berbuat mesum oleh warga sebelumnya, namun masih belum jera. Tak ayal, kali ini tanpa iba wanita ini diarak warga keliling kampung tanpa busana.
Pada Bulan Maret 2020, ia pernah kepergok warga tengah berbuat mesum, namun masih dikasih peringatan untuk tidak melakukannya lagi.
Baca juga : Jalani Test Kesehatan, CE Dihadang KPU di RSUD
Pun demikian, rupanya wanita ini belum kapok dan nekat mengulangnya lagi. Tak ayal, warga yang geram pun nekat, lalu diarak keliling kampung tanpa busana di badannya.
Sebagaimana diketahui, Seorang wanita yang diduga melakukan mesum ini, diarak warga di Pasaman Sumatera Barat.
Aksi tersebut direkam warga, kemudian videonya beredar luas di media sosial.
Awalnya video itu sempat muncul di YouTube, tapi menghilang.
Namun, video yang berdurasi 30 detik itu, sudah menyebar di grup-grup WhatsApp.
Dalam video tersebut, terlihat seorang wanita yang diarak warga tanpa pakai baju. Dia hanya menggunakan celana, untuk menutupi tubuhnya.
Puluhan warga termasuk anak-anak, ikut mengarak wanita tersebut, yang peristiwanya terjadi pada siang hari sekitar pukul 14.00 WIB.
Kepala Bidang Humas Polda Sumbar Kombes Stefanus Satake Bayu Setianto, yang dihubungi membenarkan bahwa peristiwa itu terjadi, di Pasaman pada Minggu (30/8/2020) sekitar pukul 14.00 WIB.
“Peristiwanya di Pasaman pada Minggu sekitar pukul 14.00 WIB. Warga menggerebek pasangan mesum, dan kemudian wanitanya diarak di jalan,” kata Stefanus, Jumat (4/9/2020) dilansir dari Kompas.com.
Stefanus mengatakan, kasus mesum tersebut sudah diselesaikan oleh ninik mamak setempat, dengan menikahkan pasangan mesum tersebut.
Sudah Pernah Dipergoki Warga
Sebelumnya, menurut Stefanus, warga juga sudah memergoki wanita itu, saat berbuat mesum pada Maret 2020 lalu
“Dulu pernah dipergoki warga. Sudah dikasih peringatan, tapi kemudian ketahuan lagi sehingga warga mengaraknya di jalan. Tapi, sekarang sudah diselesaikan oleh ninik mamak dan dinikahkan,” jelas Stefanus.
Namun, mengenai dugaan ada unsur pidana, menurut Stefanus, polisi sedang melakukan penyelidikan. Termasuk kepada warga yang mengarak wanita itu, dan menyebarkan videonya.
“Sekarang sedang diselidiki polisi. Apa ada unsur pidananya atau tidak. Saat ini untuk laporan polisi, dari pihak yang merasa dirugikan belum ada,” jelasnya.
