Duet Bakri-Sani di Pilgub Bukanlah Isapan Jempol, Ini Bocorannya

JAMBI – Kabar duet Ketua DPW Partai Amanat Nasional (PAN) Provinsi Jambi, H. Bakri dan Mantan Wakil Walikota Jambi, Abdullah Sani, sepertinya bukanlah isu belaka.

Pasalnya, selain secara langsung menyatakan siap berpasangan saat menghadiri HUT Desa Bukit Emas Sungai Bahar beberapa waktu lalu, tampaknya Bakri dan PAN sudah menjalin komunikasi secara intens, baik dengan Sani dan maupun Partai PDI Perjuangan.

Seperti yang disampaikan oleh, Ketua Tim Pilkada DWP PAN Provinsi Jambi, Yos Adrino saat dijumpai Dinamikajambi.com di Markas PAN, kawasan Pattimura Kota Jambi, Kamis (26/12/2019).

Yos mengatakan bahwa, usai pencocokan yang dilakukan Bupati Muaro Jambi, Masnah Busro bersama masyarakat Bahar kemarin, ternyata mendapat respon yang positif.

Melanjuti hal tersebut, Yos pun menyimpulkan untuk menyerahkan sepenuhnya keputusan Abdullah Sani, selaku kader Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan, untuk menilai bagiamana baiknya kedepan.

Itu artinya, untuk saat ini keputusan diserahkan sepenuhnya kepada PDIP, terkait duet antara H. Bakri dan Abdullah Sani tersebut di Pilgub Jambi 2020 mendatang.

“Karena PDI sendiri sudah membuka pendaftaran. Dan kebetulan ketua kami ini tidak mendaftar di PDIP yang dibuka di Provinsi Jambi.” Kata Yos.

Ia menambahkan, jika seandainya PDIP melihat H. Bakri memiliki peluang, dalam Pilgub kedepan, tentu mereka (PDIP) memiliki kebijakan sendiri untuk memasangkan 2 nama ini.

“Apakah itu membuka memberi peluang dan ruang untuk pak H. Bakri, untuk mendaftar melalui DPP PDI,” tuturnya.

Lalu bagaimana kedepannya, apakah ini merupakan petanda, bahwa sejarah Pilwako 2018 kemarin, dimana PDIP dan PAN akan kembali bersatu di Pilgub Jambi mendatang ?

Yos bilang bisa saja hal itu terjadi, karena pihaknya melihat duet antara Bakri dan Sani merupakan langkah positif, untuk membentuk koalisi PAN dan PDIP di Pilgub.

“Lagi pula ini kan sebuah koalisi partai yang besar. Pemenang Pemilu di Provinsi Jambi, dan penguasa di Pemerintahan Republik Indonesia. Dan juga dapat mengulang kembali pilwako 2018 kemarin,” jelasnya.

Selanjutnya, ia juga menyampaikan bahwa sejauh ini komunikasi politik yang dilakukan Bakri, bukan saja hanya dengan Sani, akan tetapi juga sudah intens dengan PDI Perjuangan.

“Dengan petinggi-petinggi Partai PDI pun beliau sudah komunikasi. Ya beliau sudah bertemu dengan pak Edi Purwanto. Tapi apa pembicaraanya, kita tidak bisa mempublish. Itu adalah pembicaraan empat mata antar Ketua Partai,” paparnya.

Selain itu, pemicu kuat bahwa Bakri-Sani akan berpasangan di Pilgub, juga didasari dengan mengerucutnya dukungan 4 Kepala Daerah di Provinsi Jambi.

“4 Kepala Daerah, plus wakilnya itu sudah bulat ke Pak Bakri. Mulai dari Bupati Kerinci Adirozal, Bupati Bungo Masyuri, Bupati Muaro Jambi Masnah Busro dan Wakilnya Bambang Bayu Suseso, dan Bupati wakil Bupati Tanjabtim.” Sebutnya.

Dengan demikian, tidak menutup kemungkinan Bakri-Sani bakal resmi berpasangan dalam merebut kursi tertinggi di Provinsi Jambi 2020 mendatang. (Nrs)

Redaksi Dinamika Jambi

Kontak kami di 0822 9722 2033

You cannot copy content of this page