JAMBI – Polemik pembangunan SMA Titian Teras (TT) Pijoan dan Bebeko terus berkembang. Bahkan beberapa waktu lalu Komisi IV DPRD Provinsi Jambi, sudah memberikan ultimatum kepada Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Jambi, jika tidak terselesaikan siswanya akan dileburkan.
Seperti yang diketahui sebelumnya, Ketua Komisi IV DPRD Provinsi Jambi, Khairil sudah memberikan ultimatum kepada Disdik untuk prospek perbaikan dan sistem perekrutan, serta penempatan siswa tahun 2020 mendatang.
Menurutnya, terdapat 2 kepala sekolah di SMA TT Pijoan. Ini karena SMA TT cabang bebeko yang direncanakan siswa kelas X, masih menumpang belajar di SMA TT Pijoan tersebut.
“Kita ultimatum mereka karena tak bisa satu sekolah ada dua kepala sekolah. Untuk itu kita minta Disdik koordinasi dengan Dinas PUPR untuk koordinasi pembangunan SMA TT Bebeko,” kata Khairil usai rapat Hearing bersama Disdik beberapa waktu lalu.
Bahkan dari rapat hearing ini, Komisi IV meminta pembangunan rehabilitasi SMA TT Bebeko, agar diselesaikan pada Juli 2020 mendatang.
“Kita minta siapkan bulan Juli. Kalau tidak, ya tidak bisa terima siswa baru lagi,” tegasnya.
Untuk itu, Ketua Komisi IV DPRD Provinsi Jambi itu, minta lagi kesanggupan pihak Disdik untuk komitmen menyelesaikan gedung SMA tersebut, agar bisa ditempati tahun mendatang.
Menanggapi hal tersebut, Kepada Dinas Pendidikan Provinsi Jambi, Agus Heriyanto menyampaikan akan berusaha gedung SMA TT Bebeko itu dapat diselesaikan, paling tidak asramanya.
Selain itu, dirinya menjelaskan bahwa untuk pembangunan itu, sudah berjalan di awal tahun 2020 mendatang.
“Pekerjaannya paling lambat awal tahun sudah berjalan. Nah ketika ini sudah disah kan,dan sudah disetujui oleh Kemendagri, pemprov boleh melelang pekerjaannya, walaupun akan dikerjakan di awal Januari.” Kata Agus saat dijumpai Dinamikajambi.com jelang rapat paripurna DPRD Provinsi Jambi, Jum’at (22/11/2019) sore.
Selanjutnya, dirinya berharap pada saat tahun ajaran baru mendatang, gedung tersebut sudah bisa digunakan sekitar Juni-Agustus 2020.
“Untuk itu kami minta kepada PU, agar mengutamakan pembanguan asrama dan beberapa pasilitas yang kurang, seperti toilet dan sebagainya,” imbuhnya. (Nrs)
