BERITA VIRAL – Baru ditinggal suami ke TPS untuk nyoblos, istri habisi 3 anaknya sekaligus di rumah. Tak ayal, saat pulang, pria itu pun di buat kaget.
Hal itu di ketahui, setelah nenek dan kakak korban pulang ke rumah. Mirisnya, sesampainya dirumah, 3 naknya yang masih balita itu sudah terkapar tak bernyawa.
Selain itu, di bagian balita malang tersebut, tampak bekas luka parah di bagian lehernya. Sang nenek dan kakaknya punteriak histeris, seakan yang yang mereka saksikan seperti mimpi saja.
Baca juga : Geger, Seorang Anak di Muaro Jambi Tega Bunuh Ibunya, dan Lukai Sang Ayah
Sebelumnya, seorang ibu rumah tangga di Nias Utara, Sumatera Utara nekat menghabisi nyawa ketiga anaknya. Peristiwa ini, terjadi saat Ia ditinggal suami pergi ke TPS, untuk menyoblos.
Perempuan berinisial MT itu menghabisi ketiga anaknya yang masih balita dengan cara menggorok leher mereka.
Belakangan di ketahui, MT membunuh anaknya yang masing-masing berinisial YL (5), SL (4), dan DL (2).
Menurut informasinya, MT melakukan aksi sadisnya ini ketika suami dan keluarganya tengah sibuk pergi ke TPS, untuk melakukan memberikan suara dalam Pilkada Serentak 2020 ini.
Suami dan anak sulungnya, berikut kakek dan nenek korban pergi pada Rabu pagi (9/12/2020) ke TPS II Desa Banua Sibohou. Lokasi pencoblosan tersebut, berjarak agak jauh yakni sekitar 5 kilometer dari rumah mereka.
Sementara itu, MT dan ketiga anaknya tetap tinggal di rumah, yang terletak di pedalaman.
Pada siang hari, sekira pukul 12.00 WIB, nenek dan kakak korban pulang ke rumah. Alangkah terkejutnya, mereka ketika melihat tiga balita telah terkapar. Menyedihkan lagi, bocah malang itu sudah tak bernyawa dengan luka parah di leher.
“Sedangkan pelaku berada di samping ketiga korban, dengan posisi tidur terlentang. Serta sebilah parang berada di samping pelaku,” sebut Paur Humas Polres Nias, Aiptu Yadsen.
Reaksi Saat Keluar Melihat Balita Yang Terkapar Itu
Nenek dan kakak korban, yang shok melihat hal itu sontak menghubungi kerabatnya. Dan menunggu hingga suami MT datang.
Warga kemudian menghubungi polisi setempat. Kapolsek Tuhemberua AKP Ibe J. Harefa dan Personil Polsek Tuhemberua, bersama dengan Kasat Reskrim Polres Nias AKP Junisar R. Silalahi S.H. Serta Personil Sat Reskrim Polres Nias, menuju Tempat kejadian tersebut.
Polisi kemudian mengamankan pelaku. Di sita juga barang bukti berupa satu bilah parang, yang di gunakan pelaku untuk menggorok leher ke tiga anaknya tersebut.
Ketiga jazad balita malang itu, lantas di bawa ke RSUD Gunungsitoli untuk di verifikasi.
Polisi menyebut, hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa pelaku melakukan pembunuhan, terhadap anaknya karena faktor ekonomi.
Sumber : suara.com
