MUAROJAMBI – Rumah Masri (57) dan Jasmanto (29), warga RT 09 Desa Kasang Pudak, ludes dilalap si jago merah. Kebakaran yang menghanguskan 2 unit rumah yang juga dijadikan tempat usaha ini terjadi Minggu (25/03) sekitar pukul 09.00 pagi. Saat kejadian, rumah Masri tengah kosong karena ditinggal tuannya berolahraga. Kebakaran diduga terjadi akibat hubungan arus pendek listrik.
“Kejadiannya sekitar jam 9 pagi. Waktu itu sayo sedang olahraga naik sepeda ke Selincah, begitu saya pulang sudah kebakaran,” kata Masri lirih.
Masri dan Jasmanto pun hanya bisa tertunduk lesu melihat puing-puing rumah mereka yang telah rata dengan tanah. Rumah tersebut sedianya juga merupakan tempat Masri menggantungkan nasibnya berjualan minyak eceran Pertamini, pun Jasmanto yang rumahnya dijadikan tempat usaha berjualan pakaian, sepatu dan salon. Warga sekitar yang mengetahui kejadian tersebut langsung membantu memadamkan api. Namun kondisi api yang cepat membesar membuat bangunan tersebut tak bis diselamatkan.
“Kejadiannya begitu cepat tidak kurang dari satu jam semua ludes terbakar. Warga sekitar sudah berusaha membantu untuk ikut memadamkan api dengan alat seadanya tapi api terlalu cepat menyebar,” kata Syamsori, Ketua RT sekaligus Babinsa Desa Kasangpudak.
Petuga kebakaran yang tiba di lokasi langsung berusaha memadamkan api. Purwanto, salah satu petugas Damkar Muarojambi, menyebut pihaknya menurunkan satu unit mobil pemadam kebakaran ke lokasi kejadian.
“Damkar Muarojambi mengerahkan satu unit mobil pemadam ke lokasi kebakaran, diduga kebakaran disebabkan hubungan arus pendek listrik,” kata Purwanto.
Berkaca pada musibah ini, Purwanto pun meminta warga untuk lebih waspada lagi dan teliti sebelum meninggalkan rumah.
“Diharapkan kepada warga agar lebih berhati-hati untuk mencegah musibah kebakaran tidak lagi terjadi,” katanya.
Dari pantauan di lokasi, api sudah berhasil dipadamkan sekitar pukul 12.00 siang. Petugas kepolisian langsung mengecek apa yang menjadi penyebab kebakaran dan berapa kerugian yang ditimbulkan akibat amukan si jago merah tersebut. (Din)
