Ditengah Kota Bangko, Pengelolaan Wisata Bukit Tiung Kocak Nian

BERITA MERANGIN – Terkenal sebagai tempat wisata, pengelolaan objek wisata di Kabupaten Merangin cukup mengelikan. Misalkan Bukit Tiung, berada ditengah Kota Bangko, pengelolaan tempat wisata ini seolah merana.

Sejak 2002 lalu, Bukit Tiung sudah menjadi tempat wisata di Kota Bangko dengan konsep taman dan hewan. Pengunjung dapat bersantai, sekaligus tempat edukasi bagi anak-anak dengan adanya hewan.

Ada burung, angsa, ayam, kalkun, monyet dan lain sebagainya dalam kandang.

Kemudian ada tempat bermain anak seperti ayunan, perosotan dan lainnya. Juga tersedia spot untuk berfoto dengan latar menarik.

Namun ternyata, daya tarik itu belum mendatangkan pengunjung banyak.

Sudah begitu, harga tiket masuk melonjak dari harga Rp 6.000 menjadi Rp 10.000 berdasarkan karcis.

“Karena itu, kemungkinan pengunjung jadi sepi kesini. Lagi pula, harga naik tapi tidak ada perkembangan,” kata pengunjung.

Dalam sepekan ini, hanya ada 7 motor yang masuk dengan masing-masing motor memberikan pemasukan Rp 25 ribu.

Warga yang ingin masuk, membeli karcis masuk Rp 10.000, sedangkan parkir motor Rp 5.000.

Jika saja Bukit Tiung memiliki wahana baru atau hewan tambahan, mungkin akan lebih menarik. Tentu saja, harga tersebut terbilang pantas.

“Toh yang kita lihat itu-itu saja, tidak ada yang berubah tapi harganya naik. Padahal ini, di tengah kota. Kocak nian,” kata Deni, warga Bangko.

Baca Juga : Tanggapi Bukit Tiung, Disparpora Merangin Anggarkan Perbaikan

Kekocakan lain pengelolaan tempat wisata Bukit Tiung ini adalah tak adanya anggaran dari pemerintah. Setidaknya, dalam 2 tahun terakhir.

Padahal, Bukit Tiung ini kabarnya penyumbang dan memiliki target Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Pengunjung berharap, pemerintah dapat memberikan perhatian pada Bukit Tiung.

“Karena Bukit Tiung jelas memberikan PAD, ditengah kota lagi,” pungkasnya.

redaksi

Kontak kami di 0822 9722 2033 Email : Erwinpemburu48@gmail.com Ikuti Kami di Facebook, Instagram dan YouTube

You cannot copy content of this page